KESADARAN INGIN SEMBUH

19 December 2019, 11:55 WIB
3 0 65
KESADARAN INGIN SEMBUH
Oleh : Fuad Effendi

Seorang yang sudah diusia senja dan berpenampilan sederhana ini harus berkali-kali untuk periksa masalah kesehatan,dan yang terpenting adalah jiwanya.

Lelaki itu bernama “MUALI” ,lahir disebuah desa kecil daerah pantura pada tanggal 01 Januari 1960,Lahir dari pasangan Bapak Kasmiran dan Ibu Satriyam ini bertempat tinggal di Desa Weru RT.03/RW.01 Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Di usia 59 tahun sangatlah berarti untuk perkembangan kesehatan beliau saat ini.Dalam waktu 10 tahun terakhir beliau harus berjuang melawan gangguan kejiwaannya,dalam diagnosa kesehatan beliau ada beberapa masalah yang menjadikan beliau harus menjadi seorang yang pendiam,kadang – kadang marah dan juga melamun sendiri.

Depresi diwaktu dulu salah satu penyebab yang mengganggu kejiwaan beliau,keinginan sukses diwaktu muda saat itu tak terpenuhi,menyebabkan beliau menjadi pemarah dan suka melamun sendiri diatas bangunan rumahnya yang belum jadi (beliau membuat sebuah gubuk –gubukan diatas sekiatar tahun 2000 ).

Salah satu yang agak berbeda dari kebanyakan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) adalah mereka seakan lupa akan dirinya,tetapi tidak lupa akan TUHAN-NYA.Dan itu dibuktikan dalam kehidupan sehari –hari beliau,yang selalu rajin melaksanakan shalat 5 waktu tanpa beliau merasa malas mengerjakannya.

Perhatian keluarga yang menjadi kunci utama keberhasilan beliau untuk sadar akan pentingnya kesembuhannya,karena dengan perhatian serta kasih sayang dari keluarga yang menjadikan obat mujarab selain obat medis tiap bulan yang harus diminum.

Dari cerita salah seorang keluarga beliau “ Dulu waktu untuk memberikan obat sangatlah susah,harus mencampurkan obat dalam kuah masakan setiap hari.Itu semua demi kesembuhan dari adik saya Ali “ ,tutur Ibu Srikanti.

Dengan perjuangan keluarga,akhirnya kesadaran beliau berangsur-angsur tumbuh dan yakin bahwa kesembuhan adalah sebuah proses yang harus dijalani.Dan akhir dari perjuangan itu sekarang beliau sudah aktif meminum obat secara langsung yang tidak dicampurkan pada kuah masakan setiap hari.

Di tiap bulan beliau sekarang aktif mengikuti kegiatan Posyandu Kesehatan Jiwa “PRASAJA JIWA”,lewat kegiatan itu pula beliau sekarang bisa kembali aktif dan bisa bercengkrama dengan lingkungan sekitarnya.

Semoga dengan “KESADARAN” beliau saat ini ,perhatian keluarga serta masyarakat luas menjadi hal positif penumbuh semangat beliau dan obat kesembuhan beliau baik secara fisik dan mental.Kesembuhan beliau bisa menjadi salah satu contoh buat pasien ODGJ dan keluarga pasien,bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin didunia ini selama kita mau berusaha dan jangan lupa berdo’a pada Sang Pencipta.

SALAM SEHAT JIWA
JANGAN BIARKAN MEREKA SENDIRI
Lamongan,19 Desember 2019

  Komentar untuk KESADARAN INGIN SEMBUH

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  3. Sandang Peringkat 11 Wilayah Rawan Bencana, PMI Banyuwangi Susun Rapat Kerja Kemitraan

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  18 Feb 2020
  4. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    GempaBumi Magnitud 4,9 Guncang Lebak, Terasa Hingga Sukabumi

    Andrian Volunteer  di  Cikole, Sukabumi Kota  |  17 Feb 2020