Kerjasama Lintas Sektoral untuk pelayanan kesehatan maksimal di Puskesmas Bonjeruk

34043 medium post 42705 31305751 8568 4d30 a167 2dc51a91bdb5 2018 09 28t14 04 01.696 08 00 34045 medium post 42705 2c7337b1 d5ff 4722 9972 a44969edae80 2018 09 28t14 04 04.640 08 00 34046 medium post 42705 5f0fe35c d5a0 470c a422 60583dfcc51f 2018 09 28t14 04 08.136 08 00 34044 medium post 42705 4e7d35ac e9cb 4efd b5f0 5d14ab99d907 2018 09 28t14 04 02.312 08 00
Hari ketiga survey akreditasi Puskesmas bonjeruk diisi dengan wawancara surveyor dengan camat, kapolsek,kader ,tokoh masyarakat dan tokoh lainnya.
Dari hasil pantauan, koordinasi selama ini terjalin baik ungkap M.Syukur selaku Camat Jonggat.Selain itu pak Syukur menyatakan puskesmas Bonjeruk termasuk puskesmas yang cepat tanggap dalam melayani masyarakat dalam hal kesehatan.
Abdul Wahab; kepala sekolah di MI NW Berembeng mengungkapkan bahwa setelah Puskesmas Bonjeruk dipimpin oleh L.Moh.Apriadi mengalami peningkatan dalam banyak hal, termasuk infrastruktur dan yang paling penting pelayanan. Ketika banyak orang tua siswa menolak imunisasi Rubella, pihak puskesmas bersama pihak sekolah melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman tentang rubella sehingga masyarakat akhirnya menerima imunisasi tersebut. Ini salah satu dari sekian wujud koordinasi yang baik antara puskesmas dan kami ungkap beliau.
Ibu Hariani selaku Ketua PKKdi desa Pengenjek juga memberikan apresiasi yang tinggi atas perubahan peningkatan pelayanan kepada masyarakat oleh puskesmas Bonjeruk. Beliau menjelaskan kepada tim surveyor, bahwa selama ini masyarakat kami sudah menjadikan Puskesmas Bonjeruk menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Utama. Kebersihan dan Pelayanan yang ramah dari petugas menjadi tolak ukur kualitas pelayanan di masyarakat. Meningkatnya kunjungan masyarakat desa Pengenjek ke Puskesmas Bonjeruk menjadi salah satu indikator bahwa masyarakat desa merasa pelayanan sudah baik.
Dari Ketua Paguyuban Donor Darah Desa Pengenjek, Lalu Iskandar menyatakan kegiatan donor darah rutin yang dilakukan di desa yang difasilitasi oleh Puskesmas Bonjeruk sangat dirasakan oleh masyarakat pendonor khususnya dan masyarakat umum di desa. Diagnosa Dini Penyakit , kemudahan ketika membutuhkan darah adalah hal yang paling dirasakan masyarakat pendonor. sampai saat ini kurang lebih 50 pendonor yang tergabung di paguyuban ungkap beliau.
Pak Larep selaku kapolsek juga menambahkan :"kami sering koordinasi baik secara resmi maupun tidak resmi baik dalam penanganan kasus kasus misalnya kekerasan dan laka lantas".ujar beliau
Tim surveyor pun memberikan apresiasi atas hasil wawancara dengan para pemangku lintas sektoral di wilayah puskesmas Bonjeruk. Mereka menjelaskan bahwa untuk kegiatan Pelayanan Kesehatan masyarakat harus terjalin koordinasi yang baik dengan sektor sektor lainnya. Sehingga perlu jalinan yang kuat dalam garis koordinasi.
Dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa selama ini koordinasi dengan lintas sektoral di puskesmas Bonjeruk berjalan dengan baik, Sehingga Puskesmas Bonjeruk Bisa melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan minimal.
Pada akhirnya semua tokoh berharap Pelayanan Kesehatan yang dilakukan Puskesmas Bonjeruk ya g sudah dianggap baik untuk dipertahankan dan atau ditingkatkan lagi #berbagiinfodenganatmago #atmago #wargabantuwarga
Sudah dilihat 167 kali

Komentar