Kenali Daging Beku, Kader PKK Diajak ke Supermarket

41990 medium 07122018%282%29
Upaya meningkatkan pemahaman terkait Pangan Asal Hewan (PAH) yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH), sebanyak 30 kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok diajak ke supermarket penyedia daging beku. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKPPP) Kota Depok ini, untuk mengubah pemahaman kader PKK terhadap daging beku.

“Sebelum kami bawa anggota PKK ini ke supermarket, kami sudah berikan sosialisasi terkait PAH yang ASUH. Setelah itu, kami mengunjungi salah satu supermarket yang telah menerapkan sistem pengolahan PAH sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan DKPPP Kota Depok, Dede Zuraida, Jumat (07/12/18).

Diakuinya, kader PKK dipilih sebagai peserta sosialisasi, mengingat peran orang tua terutama ibu sangat penting dalam memilih kebutuhan pangan sehari-hari. Dalam praktiknya, kader PKK juga diajak untuk cerdas memilih PAH yang aman, termasuk mengubah paradigma bahwa daging beku merupakan daging yang tidak sehat.

“Kami mencoba mengubah paradigma masyarakat, daging ayam beku bukan daging yang tidak sehat, tetapi daging beku merupakan salah satu pilihan masyarakat untuk memilih daging yang berkualitas,” katanya.

Rantai dingin yang diterapkan kepada daging potong ayam, kata Dede, harus memenuhi kaidah higienis sanitasi. Baik dari awal pemotongan sampai siap disajikan oleh konsumen. Menurut hasil riset yang telah dilakukan lembaga-lembaga terkait, daging segar yang kebanyakan dijual pada pasar tradisional, belum memenuhi kriteria ASUH.

“Daging segar yang dijual di pasar tradisional lebih banyak diproses tidak memenuhi kaidah ASUH. Untuk itu dalam sosialisasi ini, kami menggiring konsumen untuk lebih selektif dalam memilih daging ayam sesuai kriteria yang telah ditetapkan,” ucap dede.

Dalam sosialisasi ini, pihaknya bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman kepada kader PKK.

“Mudah-mudahan lewat sosialisasi ini, ibu-ibu PKK yang bergerak di bidang kemasyarakatan, mampu menularkan ilmunya kepada orang-orang sekitar. Sehingga diharapkan, masyarakat bisa menentukan pilihan dan menyajikan PAH yang ASUH,” pungkas Dede.

sumber : Pemkot Depok
foto : Diskominfo Depok
Sudah dilihat 13 kali

Komentar