Kemendikbud: Cita-cita Anak Indonesia Terlalu Formal

3735 medium anak
Dirjen kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Parid mengatakan, kebanyakan cita-cita anak Indonesia terlalu formal. Namun, hanya sedikit yang memiliki cita-cita hidup senang dan nyaman.

Menurut dia, saat ini anak-anak Indonesia sudah terformat untuk hidup formal yang hanya mengejar pencapaian akhir dan penghasilan uang.

"Sedikit anak-anak kita yang punya hidup senang, nyaman, dan tenang. Tetapi mereka telah terformat untuk hidup formal," ujar Hilmar dalam diskusi pagi dengan tema Tema Pendidikan yang Membebaskan di Gedung Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Selasa (3/5/2016).

Hilmar menjelaskan, kebebasan yang saat ini dimiliki tidak dimanfaatkan dengan imajinasi untuk pengembangan dan pengenalan diri. Hal ini menjadi kendala dalam proses penempatan diri dalam berkehidupan.

"Kemampuan mengenali diri dalam menempatkan diri merupakan permasalah besar. Maka gerakan yang paling cocok saat ini kepada generasi kita ialah gerakan kenali dirimu," katanya.

Dia menambahkan, generasi bangsa harus dapat meningkatkan kemampuan mendengar untuk menyerap apa yang terjadi di masyarakat.

"Ini juga menjadi masalah besar, tidak adanya kemampuan mendengar dan kemampuan memahami yang terbatas. Karena itu semuanya harus di tingkatkan," ucapnya.
Sudah dilihat 84 kali

Komentar