Kekurangan Komputer Jadi Catatan Pelaksanaan UNBK di Kabupaten Bogor

59525 medium bupati bogor ade yasin %282%29 %28800 x 600%29
Oleh : Husnul Khatimah

CIBINONG, AYOBOGOR.COM--Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SD dan SMP di Bogor sudah mencapai 100 persen, akan tetapi ujian dilakukan dalam dua sesi disebabkan masih kurangnya perangkat komputer.

“Ada 1.127 sekolah dan 96.000 siswa di Kabupaten Bogor yang melaksanakan UNBK, namun ujian ini masih dilaksanakan dalam dua sesi, pengadaan komputer masih banyak yang meminjam dari sekolah tingkat SMA,\" ujar Ade Yasin.

Dia menuturkan kedepan agar pelaksanaan ujian dapat digelar satu sesi pihaknya akan menyediakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, bantuan anggaran dari Pemprov Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk pengadaan perangkat komputer.

Ia pun menambahkan, untuk mencapai 100 persen pelaksanaan UNBK maka pada tahun ini jajarannya sudah mengadakan sebanyak 5.300 perangkat komputer.

“Saat ini kita masih kekurangan sekitar 48.000 perangkat komputer lagi, jika SD dan SMP dianggarkan melalui Dinas Pendidikan untuk MI dan MTS maka bantuan hibahnya melalui kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor TB Luthfie Syam menjelaskan di tingkat Provinsi Jawa Barat yang sudah bisa melaksanakan 100 persen UNBK baru di dua daerah yaitu Kota Bandung dan Kabupaten Bogor.

\"Alhamdulillah Kabupaten Bogor bersama Kota Bandung masuk kedalam pemerintah daerah yang bisa 100 persen melaksanakan UNBK, tapi saat ini kami masih juga ada yang 3 sesi hingga pengadaan perangkat komputer harus terus ditambah baik dari APBD tingkat I, II maupun Dana Alokasi Khusus (DAK),\" jelas TB Luthfie.

Dia melanjutkan tahun ini Pemkab Bogor juga sudah memberikan bantuan hibah untuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor agar MI dan MTS swasta bisa melengkapi perangkat komputernya.

\"Lebih dari Rp 22 miliar sudah dihibahkan Pemkab Bogor untuk Kantor Kementerian Agama, namun itu tidak semuanya untuk mengadakan perangkat komputer tetapi juga untuk meningkatkan upah guru di tingkat MI dan MTS,\" katanya.

Sudah dilihat 41 kali

Komentar