Kecelakaan Yang Ke 15, Warga Mungkung Talun Minta Perhatian Serius Dari Dishub Blitar.

Header illustration
Kecelakaan di Kabupaten Blitar masih tinggi tahun 2017 lalu. Tahun 2018 ini para pihak berwajib sudah mengupayakan supaya angka kecelakaan menurun. Akan tetapi masih ada saja kecelakaan yang terjadi seperti halnya ini, kecelakaan yang membuat warga dusun Mungkung desa Wonorejo kecamatan Talun menjadi takut dan berhati-hati sekali ketika melewati perempatan Mungkung ini. Hari senin 7 Mei pukul 05.30 WIB sudah mengalami kecelakaan yang ke 15 (terhitung masuk 2018). Kecelakaan diesel VS sepeda motor (scoopy). Keduanya mengalami luka serius, Mansur (52) dilarikan ke sangkal putung klampis ireng selopuro dan Dessy (24) dilarikan ke rumah sakit Ngudi Waluyo wlingi. Warga yang cekatan segera menghubungi polisi supaya segera ditangani yang berwajib.

Lampu besar perempatan, baliho rawan kecelakaan berjarak 10 M dari perempatan,polisi tidur jalan barat dan timur, sampai kemarin malam pengecetan warna putih jalan bertuliskan hati-hati, semuanya sudah dilakukan oleh warga Mungkung. “kami sudah berikhtiar untuk tidak terjadi kecelakaan lagi, kami berharap ini yang terakhir, kami mohon juga adanya perhatian dari DISHUB Blitar untuk jalan ini” keterangan Hanif selaku tokoh pemuda desa ini saat diwawancarai oleh pewarta blitar.

Menurut bapak Joko Santoso, S.H LAKA POLRES Blitar yang menangani kecelakaan tadi pagi, “seringnya terjadi kecelakaan di perempatan ini, tentunya perlu adanya Warning Light” pungkasnya saat berbicara dengan warga.

Melihat kasus sering terjadi kecelakaan ini memang perlu adanya perhatian serius dari Dishub Blitar.(mc)*
Sudah dilihat 26 kali

Komentar