KEARIFAN LOKAL (BERAS UTAH)

18 October 2019, 19:30 WIB
0 0 311
Gambar untuk KEARIFAN LOKAL (BERAS UTAH)
“BERAS UTAH (TASYAKURAN ACARA PERNIKAHAN)”

Oleh : Fuad Effendi

Ketika sebuah keluarga yang telah tiba pada waktunya mengadakan sebuah resepsi pernikahan salah satu anaknya, pastilah kearifan lokal atau adat salah satu ini tak akan pernah dilupakan...
Mungkin kalau kita mendengar namanya cukup unik dan lucu,dari “KONOTASI” namanya saja pasti tak sesuai karena beda sama maksudnya, tetapi kalau dari segi prakteknya mungkin tepat untuk penamaan adat istiadat tersebut.

Sebagai suku jawa nama adat istiadat ini penuh dengan nalar yang kenyataannya selalu pasti sesuai kejadian dilapangan.Secara arti nyata “BERAS UTAH” diartikan sebagai beras yang utah (beras tumpah ),tetapi penamaan tersebut hanyalah sebuah gambaran saja. Tetapi secara utuh “BERAS UTAH” adalah sebuah kegiatan wujud syukur ketika sebuah keluarga mengadakan resepsi pernikahan yang pelaksanaannya kebanyakan besar satu hari sebelum acara resepsi pernikahan.

Perwujudan “BERAS UTAH” sendiri adalah memberikan sebuah bingkisan sebuah makanan kepada sanak saudara dan tak lupa tetangga dari rumah yang sedang memiliki hajatan tersebut, dan biasanya bingkisan yang berupa makanan itu juga ditambah dengan makanan yang berupa “KETAN ATAU JAJANAN TRADISIONAL (PLERET) “.

Tujuan dari “BERAS UTAH” selain sebagai rasa syukur pada Sang Pencipta, juga sebagai memupuk rasa silaturahmi antar keluarga,teman dan tetangga. Dengan adanya kegiatan ini setidaknya keluarga, teman dan juga tetangga mengetahui bahwa ada ikatan yang sudah resmi antara Si Laki laki dan Si Perempuan yang harus dikabarkan pada masyarakat umum sebelum acara resepsi pernikahan.

Adapun besar kecilnya kegiatan “BERAS UTAH’ tergantung ekonomi keluarga yang memiliki hajatan tersebut,yang terpenting adalah niat mengadakan kegiatan tersebut adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Semoga kearifan lokal seperti ini tidak hilang tergerus jaman di era kemajuan sekarang,karena kegiatan ini memiliki nilai positif dan juga menjaga tradisi adat kebudayaan setempat

Lamongan,18 Oktober 2019

#7HariKonsistenMenulisCitizenJournalism
#KelasJurnalistikOnline

  Komentar untuk KEARIFAN LOKAL (BERAS UTAH)

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Pesan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Untuk Sang Kepala Sekolah

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 May 2020
  2. Jaga Jarak Selama Pandemi Lebaran Tetap Bisa Silaturahmi

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Pondok Melati, Bekasi Kota  |  24 May 2020
  3. Viral Video Anak Merokok, Yayasan Lentera Anak : Pelanggaran Peraturan Dan Hak Anak

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Jagakarsa, Jakarta Selatan  |  28 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    Pesan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Untuk Sang Kepala Sekolah

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 May 2020
  2. 4
    Komentar

    SENIMAN DELES KEMIREN, PENCIPTA TARI LUNDOYO

    Ayu Darwiyanti  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  25 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Aceh Sukses Putus Rantai Penyebaran COVID

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  28 May 2020
  4. 2
    Komentar

    Kenali Panduan New Normal Perusahaan Saat PSBB

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cibitung, Bekasi Kabupaten  |  27 May 2020