Kayu Ajaib Sunnah Rasulullah SAW

25590 medium depositphotos 8847369 stockafbeelding oude islamitische traditionele schoonmaak natuurlijke
Halo Atmaguys, gimana nih hari pertama puasa kalian? Masih kuat kan? Harus kuat dong ya. Ngomong-ngomong nih, kalian pasti mengalami yang namanya bau mulut ya kalau lagi puasa begini? Pada risih kan? Bingung mau sikat gigi dan berkumur pakai mouthwash tapi takut makruh? Mending kita ikuti sunnah Rasulullah SAW aja yuk dengan memakai kayu ajaib yang biasanya sih jadi oleh-oleh para jemaah haji dan umroh. Simak ulasannya dibawah ya!


Siwak atau miswak (Arab:سواك) adalah dahan atau akar dari pohon Salvadora persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. 

Siwak telah digunakan oleh orang Babilonia semenjak 7000 tahun yang lalu, yang mana kemudian digunakan pula di zaman Yunani kuno dan Romawi, oleh orang-orang Yahudi, Mesir dan masyarakat kerajaan Islam.

Siwak atau miswak, merupakan bagian dari batang, akar atau ranting tumbuhan Salvadora persica yang kebanyakan tumbuh di daerah Timur Tengah, Asia dan Afrika. Siwak berbentuk batang yang diambil dari akar dan ranting tanaman arak (Salvadora persica) yang berdiameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Pohon arak adalah pohon yang kecil seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang, dengan diameter pohon sekitar 30 cm. Jika kulitnya dikelupas berwarna agak keputihan dan memiliki banyak juntaian serat. Akarnya berwarna cokelat dan bagian dalamnya berwarna putih. Aromanya seperti seledri dan rasanya agak pedas.

A. Kandungan Kimia Pada Siwak

Batang kayu siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri, mengikis plaque, mencegah gigi berlubang serta memelihara gusi loh Atmaguys. 

Siwak memiliki kandungan kimiawi yang bermanfaat, meliputi :

⏺Antibacterial Acids, seperti astringents, abrasive dan detergent yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi, menghentikan pendarahan pada gusi. Penggunaan kayu siwak yang segar pertama kali, akan terasa agak pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard yang merupakan substansi antibacterial acid tersebut.

⏺Kandungan kimiawi seperti Klorida, Pottasium, Sodium bicarbonate, Fluorida, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimetilamin, Salvadorin, Tannin dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.

⏺Minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, yang dapat menyegarkan mulut dan menghilangkan bau tidak sedap.

⏺Enzim yang mencegah pembentukan plak yang merupakan penyebab radang gusi dan penyebab utama tanggalnya gigi secara prematur.

⏺Anti Decay Agent (Zat anti pembusukan) dan Antigermal System, yang bertindak seperti Penicilin menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah terjadinya proses pembusukan. Siwak juga turut merangsang produksi saliva, dimana saliva sendiri merupakan zat organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.

B. Tata Cara Menggunakan Siwak

1. Menguliti

Sebelum menguliti siwak, tentunya kalian harus punya siwak dulu ya Atmaguys hehe. Kalau kalian menggunakan siwak baru, pasti bagian ujungnya belum ada yang dipotong. Nah, tugas Atmaguys sekalian adalah menguliti setidaknya 1 – 2 cm ujung kayu menggunakan pisau atau mengunyah sedikit sampai kulitnya terkelupas, bisa juga kalian kuliti pakai kuku sih hehe.

2. Kunyah

Setelah kalian kuliti, cara memakai siwak yang benar selanjutnya adalah dengan menggigitnya. Gigitlah ujung ranting kayu yang telah dikuliti tadi. Hal ini bertujuan untuk membuat serat kayu ranting jadi terpisah-pisah seperti bulu sikat gigi yang lembut.

Eits tapi jangan kaget loh kalau ketika Atmaguys mengunyah mungkin akan merasakan sensasi pedas di mulut,tapi tenang aja itu bukan rasa cabai rawit atau lada kok hehe itu merupakan rasa khas dari zat kimiawi yang terkandung di dalam siwak, jadi aman deh.

3. Rendam

Sebelum digunakan, rendamlah ujung siwak yang telah siap pakai di dalam air. Proses ini dilakukan untuk membuat siwak jadi lebih lunak. Atmaguys bisa menggunakan air lemon atau air mawar juga supaya siwak jadi ada aromanya. Nah nanti air rendamannya juga bisa kalian gunakan sebagai mouthwash loh.

4. Pegang

Cara memegang siwak adalah dengan menangkup siwak dengan satu tangan nih, jangan sampai kalian megang siwak kayak megang stick baseball ya hehe susah nanti mau sikat giginya. Jempol hadapkan di bawah sebagai penyangga. Lalu, keempat jari lainnya disimpan di atas. Jadi, posisi jari Anda ada di atas dan bawah siwak, bukan di samping kanan kirinya, ya. Katanya sih posisi ini lebih memudahkan Atmaguys ketika menyikat gigi pakai siwak nantinya.

5. Sikat

Nah sudah semua selesai dilakukan, saatnya tidur deh, eh salah ya? Belum selesai tahapannya. Langkah terakhir dan yang paling asyik adalah, sekarang waktunya Atmaguys menyikat gigi pakai siwak. Caranya nih, tekan ujung kayu yang sudah direndam tadi ke gigi Anda dengan gerakan naik turun dan berputar. Terus gerakan siwak ke seluruh permukaan depan gigi yang bisa dijangkau oleh siwak. Ya, mirip-mirip kalau kalian lagi sikat gigi biasanya gitu deh hehe.


6. Potong

Berhubung kayu siwak adalah benda dari alam. Tidak seperti sikat gigi yang bisa digunakan hingga berbulan-bulan, siwak punya masa hidup lebih singkat dan bisa membusuk. Atmaguys harus rajin memotong bulu-bulu siwak yang sudah jelek dan memotong bagian ranting baru setidaknya dua hari sekali.

7. Simpan

Cara menyimpan siwak setelah dipakai ada beberapa macam. Kalian bisa menyimpannya di dalam tempat khusus seperti dalam tabung khusus ataupun menyimpan nya dalam wadah seperti gelas yang tentunya kering ya. Jangan lupa untuk membersihkan siwak sebelum disimpan.

Nah, sudah tau manfaat dan cara menggunakan siwak kan? Yuk lah kita tambah pahala Ramadhan kita dengan menjalankan sunnah Rasulullah yang menyehatkan ini. Siwak, kayu ajaib yang murah dan mudah didapat dan memiliki segudang manfaat untuk gigi dan gusi.



Referensi :

https://www.smallcrab.com/kesehatan/519-mengenal-kayu-siwak

https://manfaat.co.id/manfaat-siwak

https://bacaterus.com/cara-memakai-siwak-yang-benar/

Komentar