Kartu Sehat Bekasi tetap berfungsi namun dengan sistem berbeda

37937 medium screenshot 20181105 163133
Kartu Sehat alami perubahan, namun bentuk dan fungsi tidak mengalami perubahan, hanya pada sistemnya saja. Seperti yang dikatakan Wali Kota Bekasi, Rahmat Efendi di area CFD Jalan Ahmad Yani, minggu (4/11/2018). Iya jelaskan terkait perubahan sistem menjulur pada minat warga yang di minta untuk ke Puskesmas terlebih dahulu, jangan langsung ke rumah sakit jika sakitnya ringan.
“Di KS NIK ga ada yg berubah, yang berubah kita ingin mengajak jangan sedikit-sedikit ke rumah sakit karena sakit ringan, Puskesmas kita sudah punya fasilitas rata-rata ada dua alat peralatan praktek gigi, Dokter umum pun sudah ada empat sampai lima dokter, untuk itu kita banyak butuh membangun infrastrukturnya,” ucapnya.
Dijelaskan oleh Kepala bagian Humas Setda kota Bekasi Sajekti Rubiah, Jumat (2/11/2018), Perubahan sistem KS diketahui sudah mulai berjalan sejak 1 November 2018.
“Program Kartu Sehat mulai 1 November 2018 ini mengalami perubahan dalam tahapan proses pengobatannya,” ucapnya.
Dia menambahkan jika pasien membutuhkan penanganan khusus, Puskesmas dapat kmengeluarkan surat rujukan,rujukan tersebut mengarah pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi atau rumah sakit swasta yang ditunjuk.
Iya juga sampaikan jika perubahan sistem ini merupakan hasil evaluasi penggunaan KS selama 1 tahun.
“Ini merupakan hasil evaluasi pelayanan Karu Sehat Kota Bekasi selama ini,” katanya.
Sumber:Megapolindonesia
Sudah dilihat 74 kali

Komentar