Kaleidoskop Rentetan Bencana Tahun 2018 di Bogor

42682 medium longsor
Oleh Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Sejumlah kejadian bencana terjadi di Kota maupun Kabupaten Bogor sepanjang 2018. Kejadian tersebut didominasi oleh longsor dan banjir yang disebabkan oleh hujan deras.

Sejumlah kejadian bencana yang menimpa Bogor menyebabkan arus lalulintas terganggu dan sejumlah korban meninggal dunia. Untuk mengingat kembali bencana yang terjadi sepanjang 2018 berikut ayobogor hadirkan dalam tulisan 'Kaledoskop Rentetan Bencana Tahun 2018 di Bogor.

1. Gempa Rusak Ratusan Rumah

Gempa 6,1 Skala Richter berpusat di Lebak Banten pada Selasa (23/1/2018) siang menyebabkan ratusan bangunan di Kabupaten Bogor terkena dampak gempa.

Berdasarkan data yang dihimpun Polisi Resort Bogor di lapangan dilaporkan sebanyak 274 bangunan mengalami dari 11 wilayah Kecamatan mengalami kerusakan. 269 rumah mengalami rusak ringan dan 5 rumah rusak berat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

2. Bendung Katulampa Siaga Satu

Hujan deras yang berlangsung sejak Minggu (4/2/2018) hingga Senin (5/2/2018) di wilayah hulu Sungai Ciliwung, Bogor, menyebabkan debit air sungai meningkat. Tinggi muka air di Bendung Katulampa sempat mencapai 240 sentimeter yang artinya siaga 1 banjir bagi daerah yang dilewati aliran sungai termasuk Jakarta.

Ketinggian air bendungan Katulampa yang meningkat menyebabkan sejumlah bencana di Kota Bogor. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Ganjar Gunawan, mengatakan setidaknya ada tiga bencana yang terjadi di Kota Bogor setelah hujan deras dan meningkatnya ketinggian Katulampa yakni banjir lintasan, rumah ambruk dan longsor.

3. Longsor di Kabupaten Bogor Hambat Lalulintas, 2 Orang tewas

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor dan sekitarnya pada Minggu (5/2/2018) dini hari membuat empat titik di Kabupaten Bogor mengalami longsor. Dua titik longsor berada di jalur puncak yakni sekitar Panimbangan dan wilayah sekitar Masjid At Ta'awu. Dua titik longsor lainnnya berada di Desa Cibeureum, Villa Pengayoman serta longsor di jalur rel kereta api Bogor-Sukabumi.

Longsor yang terjadi di jalur puncak mengakibatkan bahu jalan amblas dan material tanah dari tebing menutup sebagian bahu jalan. longsor yang terjadi juga menyebabkan lima orang menjadi korban. Tiga diantaranya selamat dan dua orang meninggal dunia. Dampak lain longsor puncak adalah ditutupnya jalur yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur itu selama 10 hari oleh kementerian PUPR untuk kepentingan evakuasi.

Kemudian longsor di Villa Pengayoman menyebabkan kerugian sekitar Rp15 juta, namun dilaporkan tidak ada korban jiwa. Longsor yang terjadi di jalur rel kereta api Bogor-Sukabumi menyebabkan Jalur KA terputus disebabkan tanah Amblas sepanjang 15 meter.

4. Kebakaran

Selain longsor, kebakaran adalah bencana yang rawan terjadi di Kota Bogor. Tahun 2018 terdapat sejumlah peristiwa kebakaran yang menjadi sorotan. Pertama, kebakaran yang terjadi di Bantar Kemang, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur pada Selasa (3/4/2018) menyebabkan rumah yang dihuni 10 KK ludes terbakar dan 11 KK terkena dampak kebakaran.

Kedua, sebanyak empat kios di Jalan Pandu Raya, Kelurahan Bantar Jati, Kota Bogor, dilalap api hingga hangus, Jumat (19/10/2018). Keempat kios yang terbakar rata dengan tanah dan hanya menyisakan sedikit serpihan bangunan seperti atap kios atau benda lainnya yang sulit terbakar.

Kemudian, sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Raya KS Tubun, Kecamatan Bogor Utara dilalap api hingga hangus, Kamis (11/10/2018). Menurut kesaksian warga yang melihat kejadian kebakaran, peristiwa terjadi sekira menjelang magrib. Akibatnya satu terminal SPBU, 2 unit sepeda motor jenis metik terbakar serta 1 unit mesin pompa bensin juga terbakar.

5. Angin Puting Beliung Terjang Kota Bogor

Sebanyak delapan Kelurahan di Kota Bogor terdampak angin puting beliung yang terjadi pada Kamis (6/12/2018). Setidaknya Pemkot Bogor mencatat ada 1.821 rumah warga di tiga Kecamatan yang terdampak akibat angin puting beliung tersebut. Kerusakan yang dialami cukup parah dan didominasi pada bagian atap lantaran hancur tersapu angin. Satu orang atas nama Enny Reno tewas tertimpa pohon saat berada dalam mobil.

Editor : Dadi Haryadi
Sudah dilihat 73 kali

Komentar