KALAU BUKAN KARENA TUNTUTAN, MUNGKIN TAKKAN PERNAH TERGERAKKAN

20 June 2019, 21:49 WIB
3 0 175
Gambar untuk KALAU BUKAN KARENA TUNTUTAN, MUNGKIN TAKKAN PERNAH TERGERAKKAN
Program baru yang diluncurkan oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada mata kuliah QQWT (Qira’at Qur’an Wa Tahfidz) yaitu seluruh mahasiswa di tuntut untuk menghafal satu juz awal selama satu semester penuh untuk memenuhi mata kuliah QQWT tersebut. Berbeda dengan tahun sebelumnya, hafalan hanya juz 30 saja (juz ‘amma)
Mata kuliah yang diampu oleh Rita Desturiana ini, menjadi sebuah bibit awal untuk menciptakan generasi para penghafal Qur’an, demi mewujudkan insan qur’ani pada diri mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam.”pada tahun sebelumnya QQWT ini hanya menghafal juz ‘amma saja, tapi untuk semester ini dari pihak jurusan menginginkan hafalan satu juz awal, supaya anak-anak bisa dan terbiasa menghafal Al-Qur’an dan memiliki bekal setelah lulus dari sini”. ujarnya Rita.
Mahasiswa dituntut untuk menyelesaikan hafalan dalam 14 pertemuan pada setiap minggunya hingga akhir UAS nanti, sekaligus syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Semester tersebut yaitu harus menyelesaikan hafalan satu juz. Satu juz yang bisa dirincikan menjadi 10 lembar Al-Qur’an ataupun 20 muka, tentunya menjadi hal yang berat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan hafalan dalam 14 pertemuan. Belum lagi menimbang adanya tugas lain dari mata kuliah yang lain, tentu mahasiswa harus pintar-pintar membagi waktu untuk menghafal dan juga kegiatan lainnya. Misal saja, satu muka dalam satu pertemuan, tentu saja akan kurang efektif dan sangat lambat sekali untuk menyelesaikannya, maka halafan dalam tiap pertemuan harus lebih dari satu muka.
Tapi itu semua tidak mematahkan semangat mahasiswa untuk terus menghafal Al-Qur’an di waktu senggang-nya maupun kapanpun itu, untuk bisa menyelasaikan hafalan satu juznya dan juga bisa mengikuti Ujian Akhir Semester ini. Tentunya dari paksaan ini dan juga tuntutan ini menimbulkan dampak positif bagi para mahasiswa, agar selalu ingat dengan Al-Qur’an. Entah itu hanya dengan membacanya saja, apalagi dengan menghafalnya. Menimbang pada zaman milenial ini manusia lebih disibukkan dengan gadgetnya ketimbang dengan Al-Qur’annya.

  Komentar untuk KALAU BUKAN KARENA TUNTUTAN, MUNGKIN TAKKAN PERNAH TERGERAKKAN

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru

Berita Warga
29 menit

Suasana lagi sepi

Armadani  di  Banjarmasin Timur, Banjarmasin Kota

Terpopuler

  1. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  2. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  3. Rahmat Effendi Terjun Langsung Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

    Indra Gunawan  di  Jatiasih, Bekasi Kota  |  12 Jan 2020
  4. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020