Kajian Rutin wadahi kebutuhan Ilmu di luar Perkuliahan

57074 medium img 20190404 wa0027
Kemuslimahan MPM Al-Jihad FISIP Untad menggelar agenda kajian rutin muslimah tiap 2 pekanan.
Sejak dilantik sebagai pengurus MPM pada Februari tahun ini, setidaknya sudah 2 kali kajian rutin muslimah (Kurma) dilaksanakan.
Kajian yg dikhususkan pada mahasiswi muslim di lingkungan Untad ini tidak hanya menyuguhkan materi tentang keislaman. Tema-tema yang dibahas lebih melihat situasi kekinian perempuan. Seperti kajian pada Kamis (04/04), divisi kemuslimahan Al-Jihad menawarkan materi tentang "Perempuan dan Peradaban."
Koordinator Divisi Kemuslimahan, Jenni Arsita menyampaikan bahwa agenda Kurma lebih menekankan pada perbaikan akhlak perempuan dan memberikan pemahaman atas fitrah dan kiprah perempuan.
"kami melihat sudah banyak perempuan-perempuan Untad yang sudah berjilbab syar'i tetapi masih terlalu bebas dengan lawab jenis. Mungkin mereka berjilbab tidak dibarengi dengan ilmunya, makanya kami berharap kajian ini bisa menjadi wadah bagi perempuan-perempuan Tadulako untuk menambah pengetahuan agar tata cara berkehidupan bersesuian dengan pengilmuan," ungkapnya.
Jenni juga berharap kepada mahasiswi muslim untuk tidak segan-segan mencari ilmu di luar perkuliahan agar bisa memperoleh pengetahuan yang lebih kompleks terutama soal agama.
"kami berharap para mahasiswi tidak segan-segan mengikuti kajian-kajian keperempuanan agar bisa selaras penerapan syariat dengan ilmunya," tutupnya.
Sudah dilihat 61 kali

Komentar