Kadis Disbudpar Kabupaten Bogor Dipanggil KPK

25 July 2019, 14:42 WIB
1 0 127
Gambar untuk Kadis Disbudpar Kabupaten Bogor Dipanggil KPK
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Surjana dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk penyidikan tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi oleh mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin, Rabu (24/7/2019).

"Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RY terkait tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, seperti dilaporkan Antara.

Selain itu, KPK juga memanggil satu saksi lainnya untuk tersangka Rahmat, yakni Bendahara Pengeluaran di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Mohamad Napis.

Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK masih mendalami terkait pemotongan anggaran yang dianggap utang oleh tersangka Rachmat Yasin.

Sebelumnya, KPK telah mengumumkan Rachmat sebagai tersangka pada 25 Juni 2019. Untuk kasus suap, tersangka Rachmat diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar Rp8.931.326.223.

Uang tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Selain itu, tersangka Rachmat juga diduga menerima gratifikasi, yaitu berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol dan mobil Toyota Vellfire senilai Rp825 juta.

Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja.

Rachmat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Diketahui, Rachmat baru saja bebas pada 8 Mei 2019 setelah menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin Bandung.

Rachmat saat itu divonis 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp300 juta karena menerima suap senilai Rp4,5 miliar guna memuluskan rekomendasi surat tukar menukar kawasan hutan atas nama PT Bukit Jonggol Asri seluas 2.754 hektare.

---------
Summer: AyoBogor.com
Penulis: Ananda Muhammad Firdaus
Editor : Ananda Muhammad Firdaus

  Komentar untuk Kadis Disbudpar Kabupaten Bogor Dipanggil KPK

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. BAHU MEMBAHU, PUSKESMAS BONJERUK DAN PEMDES LAWAN COVID-19

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  1 Apr 2020
  2. KARANG TARUNA BUNI BAKTI MENGGANDENG FORUM REMAJA UNTUK PENCEGAHAN COVID-19

    Ariefbocahwates  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  28 Mar 2020
  3. Suara Siswa SMA, UN di tiadakan (?) #WargaLawanCorona

    Ranty Meyliana  di  Tolitoli  |  30 Mar 2020
  4. Cara Dapatkan Token Listrik Gratis Untuk Pelanggan Prabayar PLN 450 VA dan 900 VA

    Gibran Waluyo  di  Bandung Kabupaten  |  2 Apr 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Penyerahan Masker Dan Hand Sanitizer Di Daerah Bogor Dan Puskesmas Tanah Sareal

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Tanah Sareal, Bogor Kota  |  1 Apr 2020
  2. 4
    Komentar

    Suara Siswa SMA, UN di tiadakan (?) #WargaLawanCorona

    Ranty Meyliana  di  Tolitoli  |  30 Mar 2020
  3. 4
    Komentar

    Belanja Dari Rumah, Ini Nomor Kontak Berbagai Pedagang Pasar Di DKI Jakarta

    Alfan Kasdar Kasdar  di  Jakarta Pusat  |  30 Mar 2020
  4. 4
    Komentar