Jual BBM Eceran, Waspada Denda 30 Milyar

69077 medium post 73083 5a2a71df 35ef 41bd 9ce5 96fb44f15840 2019 08 07t05 18 43.787 07 00
Waspada, jual BBM eceran dengan mesin seperti pertamina bisa kena denda 30 Milyar loh. Umumnya penjual eceran yang bakal kena yakni penjual BBM dengan sebutan Pertamini, dimana dalam penjualannya menggunakan alat yang seperti pertamina pada umumnya namun jelas sangat berbeda dari segi ukuran dan mungkin kualitasnya. Lebih jauh tentang peraturan ini, kita melihat info yang diberikan Tribunmanado.co.id
Benny Hutagaol, Sales Executive Pertamina Retail IV katakan masyarakat dilarang membeli BBM jenis apapun yang nantinya akan dijual kembali. Ini lantaran bertentangan dengan UU No.22/2001.
"Siapa saja yang melanggar pasal 53 UU No. 22 tahun 2001 tentang migas bisa diancam pidana maksimal tiga tahun penjara dengan denda maksimal Rp 30 miliar," kata Benny, Sabtu (3/8/2019)
Beliau juga tegaskan, pada kios-kios penjual yang memperdagangkan berbagai jenis BBM juga diberlakukan.
"Alasannya karena hal tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan penjual dan orang lain. Apalagi lokasinya di wilayah perkotaan, kecuali daerah tersebut jauh dari SPBU," terang Benny.
Jika kedapata menerima rekomendasi untuk penjualan BBM di wilayah kota artinya itu salah, karena melanggar UU Migas.
"Misalnya pelarangan dalam pembelian BBM jenis premium, karena oknum membeli dalam jumlah banyak nantinya masyarakat yang membutuhkan Premium akan kesulitan," ujarnya.
Nah, ngeri juga kan. Tapi tenang, pak Beny kan bilang kalau jauh dari SPBU ada pengecualian tersendiri, namun jika jaraknya dekat, diusahakan untuk mencari mata pencaharian lain saja yah daripada bermasalah dan membayar 30 milyar lantaran BBM yang harganya tidak seberapa.
Semoga bermanfaat yah
Sumber: tribunmanado.co.id ( Pertamina Larang Konsumen Beli BBM untuk Dijual Kembali, Faktanya Terus Terjadi)
Sudah dilihat 49 kali

Komentar