Jika ada niat pasti akan ada jalan dari ALLAH SWT,saksi nyata bencana GEMPA dan SUMAMI

12 May 2019, 09:55 WIB
5 0 31
Gambar untuk Jika ada niat pasti akan ada jalan dari ALLAH SWT,saksi nyata bencana GEMPA dan SUMAMI
gempa sulawesi tengah adalah cobaan terbesar bagi masyarakat sulawesi tengah yang di mana semua masyarakat merasakan kesdihan dan kerapuhan yang luar biasa di karenakan keluarga, kerabat, dan orang terdekat mereka menjadi korban sunami, liquqfaksi, dan gempa hampir 2000 orang menjadi korban. Dan saya salah satu korban gempa, dan sunami, di mana saat kejadi itu saya sedang berada di jalan dari kampus untuk menuju pulang ke rumah yang jaraknya dari kampus ke rumah saya itu 27 Kilo meter, sekitar jam 6 di pertengahan jalan sya merasakan motor saya oleng saya kira ban motor saya bocor, tetapi saya terheran kenapa semua orang pengguna lalu lintas semua jatuh dan tabrakan,dan goyang gempa pun semakin terasa dengan kekuatan 7.7 SR di situ saya semakin oleng dan menabrak tiang listrik ,dan langsung lari ke sebrang jalan, dan saya lupa mencabut kunci motor saya,akhirnya sya kembali lagi ke motor saya untuk mencabut kunci motor dengan keadaan yang pusing karna goyang tak ada berhenti. 8 menit kemudian saya terkejut melihat seseorang yang lagi naik motor terhempas kira 5 meter di karenakan air laut naik dan di samping saya ibu berterik "ayah air lau, air laut, air laut yah naik"saya semakin takut ternyata itu sunami, karna seumur hidup saya. Saya tidak pernah melihat sunami,akhirnya sya berlari ke belakang dan mamanjat tembok bersama warga yg lain dan masuk ke rumah warga 1 menit kemudian saya baru mendapat jalan raya untuk lari kegunung. Sambil Saya menangis karna memikirkan motor saya, kalau motor saya rusak, terus bagaiamana saya ke kampus,dan di sisi lain orang tua saya sudah menangis di karenakan kabar dari orang kalau yg di palu sudah meninggal semua dan keluarga sudah mengira saya meninggal,di malam hari saya tidur di beralaskan tanah dan krikil dan bumi terus pun bergoyang seekan dunia marah ke pada manusia,dan saya sudah tidak berharap untuk hidup ke esokan harinya karna sya merasa tak ada lagi ampunan buat umat manusia, waktu trus berjalan. Dunia pun trus bergoyang tak ada hentinya sampai sya lega ketika sya mendegar suara hewan-hewan jam 2 malam dan saya merasa mungkin akan ada peluang untuk saya hidup besok. Dan Alhamdulilah ALLAH SWT. msih memberikan ku hidup untuk esok hari dan paginya saya bergegas untuk mencari motor saya yang di ambil sunami. Dan saya mendapati motor saya tidak bisa hidup lagi karena di sudah di kena air laut dan motor saya di tutupi sampah. Saya menangis di situ karena sudah tidak ada lagi motor saya untuk saya pakai kuliah dan jarak rumah saya pun cukup jauh, dan bencana sunami dan gempa pun merubah ku menjadi manusia yang lebih peduli di karenakan 3 hari pasca gempa masyarakat di kampung saya mengalami krisis makanan,pada saat itu uang pun tak ada harganya karena samua persedian makanan sudah habis dan toko atau warung pun tidak di buka di sisi lain toko,toko yang lain di jarah orang masyarakat yang terkena krisis, tetapi saya bersama keluarga tetap bertahan dengan kelaparan dan kami tidak mau menjarah dan saya sangat kasihan lihat orang yang tak bedaya, karna sistem di saat pasca bencana ORANG YANG KUAT AKAN HIDUP DAN ORANG YANG LEMAH AKAN MATI , saya bersama keluarga saya mencari ide dan saya langsung berfikir untuk menggunakan media sosial saya untuk memberitahukan kepada samua relawan kalau kami sangat krisis .dan Alhamdulilah banyak yang RELAWAN YANG MERESPON dan 5 hari pasca gempa saya membagikan sedikit demi sedikit bantuan yang saya dapat untuk di bagikan ke warga yang membetuhkan, sampai saya mengejar salah satu mobil relawan dari luar negeri untuk mengarahkan ke kampus saya agar warga saya tidak kelaparan dan tetap bisa berjuang di dalam kondisi pasca bencana.saya sadar saya hanya salah satu mahasiswa yang tak punya jabatan keluarga besae saya pun bukan berasal dari pemerintahan atau seorang penjabat. Tetap saya punya niat walaupun saya hanya mahasiswa biasa selagi saya punya mulut saya akan memperjuangkan warga saya agar bisa mendapatkan makanan yang layak dan hidup yang sehat. Saya percaya berjuang untuk orang lemah akan mendapat hadiah dari ALLLAH swt. Dan saya percaya ALLAH SWT, menolong dan menyelamatkan saya,agar saya membantu warga di kampung saya yang sedang mengalami krisis makanan pada saat itu. .terimakasih ya ALLAH swt. Kuasami dan pertolongan mu nyata. Ini lah kisah ku yang hanya mengandalkan mulut saja untuk berbicara.

  Komentar untuk Jika ada niat pasti akan ada jalan dari ALLAH SWT,saksi nyata bencana GEMPA dan SUMAMI

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!