JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA KUNJUNGI LOMBOK

69079 medium post 73085 1bff9b73 90c6 48ea b535 7aec4b1ca053 2019 08 07t09 16 15.879 08 00 69080 medium post 73085 800e7c0e ddda 422f a722 ba32d8c4f631 2019 08 07t09 16 16.398 08 00
Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa beserta rombongan tiba di Bandara Lombok International Airport Lombok sekitar pukul 14.00 Wita disambut Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Bupati Loteng H. Suhaili FT., Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 162/WB diwakili Kasrem 162/WB, Danlanal Mataram dan Danlanud ZAM Rembiga masing-masing berserta istri, Selasa (6/8).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad)  Jenderal TNI Andika Perkasa mengecek langsung perkembangan pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) Lombok. Ia sekaligus mengevaluasi kinerja ribuan personel TNI AD yang disebar untuk membantu percepatan pembangunan rumah tahan gempa (RTG).

Jenderal bintang empat itu tiba di Lingkungan Gontoran, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram Selasa, 6 Agustus 2019  sore,  didampingi Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP, Gubernur NTB Dr. H.Zulkieflimansyah, SE.M.Sc, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh,  Kepala Pelaksana BPBD NTB H. Ahsanul Khalik, S.Sos.,MH.

Kasad mengecek personel yang didominasi pasukan dari unsur Zeni Tempur (Zipur) Kostrad yang sedang sibuk bekerja. Andika sempat berdialog dengan para personel yang sedang mengerjakan RTG, termasuk dialog dengan warga yang menerima bantuan.

Gubernur dan Pangdam juga terlihat memberikan informasi tambahan.  Selain berdialog dengan warga penerima bantuan, Kasad juga bertemu langsung dengan sejumlah fasilitator terpadu dari unsur sipil yang selama ini membantu percepatan RTG.

Jenderal Andika menyusuri lorong sempit di pemukiman padat penduduk itu, melihat langsung pembangunan RTG untuk kategori rumah rusak berat, termasuk rumah rusak ringan dan sedang. Ia sempat menyapa dan memberi semangat kepada personel yang sedang bekerja.

Kepada wartawan usai  pengecekan lapangan, Kasad mengaku melihat langsung kinerja prajurit TNI AD yang diperbantukan dalam kegiatan rehab rekon. ‘’Saya evaluasi internal kami saja, seperti apa kegiatan kegiatannya di sini,’’ kata mantan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) ini.

Dari informasi diperolehnya, ada 1000 personel TNI AD dari Mabes TNI yang diperbantukan di Lombok dan Sumbawa. Ini belum termasuk 1000 personel dari Korem 162/WB dan jajaran.   Personelnya berjibaku dengan rumah rusak  akibat gempa magnitude 7,0 tanggal 5 Agustus 2018 lalu.  ‘’Saya lebih melihat prajurit-prajurit TNI AD yang diperbantukan. Secara umum mereka sudah bekerja dengan baik,’’ tandasnya.

source (suarantb.com)
Sudah dilihat 68 kali

Komentar