Jembatan Pelor Biang Macet

warga di sekitar Anda di Kota Malang, Malang Raya
Header illustration
Saya sebagai pengguna harian jembatan Pelor ingin mengungkapkan pendapat saya mengenai kondisi yang berhasil saya amati selama melewati jembatan tersebut. Pertama, menurut saya jembatan Pelor terlalu kecil bahkan untuk ukuran 2 sepeda motor yang ingin melintas bersamaan, seringkali pedagang sayur atau semacamnya yang membawa barang besar sering mengakibatkan pengguna arus sebaliknya harus rela berhenti di mulut jembatan, dengan tujuan agar sang empu yang membawa sayur tersebut dapat melewati jembatan terlebih dahulu. Kedua, tidak adanya ruang bagi pejalan kaki yang ingin melintas. Seringkali saya temui pejalan kaki yang mau tidak mau harus berjalan dengan menyamakan kecepatan langkahnya dengan kecepatan sepeda motor yang ada di depan maupun belakang mereka, sekali lagi, jembatan pelor hanya memiliki dua arus sepeda motor sehingga ruang bagi pejalan kaki adalah menumpang pada arus tersebut. Ketiga, jembatan sering mengalami perbaikan yang menyebabkan saya harus memutar balik dan mencari jalan lain yang lebih jauh. Menurut saya, hal-hal di atas dapat diperbaiki dengan cara memperlebar badan jembatan, dengan begitu, tidak akan ada lagi kemacetan maupun pejalan kaki yang ikut berdesakan dengan barisan sepeda motor. Tidak masalah jika perbaikan tersebut memerlukan waktu yang cukup lama, toh hasilnya juga akan lebih baik dan bermanfaat di masa depan. Saya harap, pemerintah dapat memerhatikan kondisi jembatan Pelor ini dan memberikan perubahan yang lebih baik kedepannya. Sekian dan terima kasih.
Sudah dilihat 103 kali

Komentar