Jejak Tsunami di Pantai Talise

61218 medium post 66788 40df88f8 834b 48d6 ad5a d18fd617a4d6 2019 05 15t07 37 18.589 08 00 61219 medium post 66788 aca6dc9b bf5c 4feb 843e 7e7cac08aab9 2019 05 15t07 37 19.937 08 00 61220 medium post 66788 38b64f1f 08c5 4dc2 886e 68a779908fd2 2019 05 15t07 37 21.319 08 00 61221 medium post 66788 0cc05b8f 1794 43e3 9180 de31217f6943 2019 05 15t07 37 22.731 08 00 61222 medium post 66788 cbc53dcc 98e4 4e59 a41f 3684e1c7c3f5 2019 05 15t07 37 24.215 08 00
Delapan bulan telah berlalu, gempa, tsunami dan likuifaksi masih menyisahkan jejak kerusakan yang begitu parah. Terutama daerah sekitar pantai yang mengalami musibah gempa dan tsunami sekaligus.
Beberapa dokumentasi foto menggambarkan bagaimana sebuah wilayah yang sedang membangun destinasi wisata pantai, luluh lantas seketika, dan hanya menyisahkan puing - puing yang menjadi saksi bisu jika alam menegur penghuni bumi.
Dapat terlihat jelas bagaimana jembatan penghubung disekitar jalan komodo, beserta rumah yang dekat bibir pantai hancur seketika.
Warga sekitar menuturkan, air laut yang memutus akses ke jalan komodo tadinya lokasi rekreasi yang pada saat peristiwa, sedang dipadati masyarakat dan kendaraan yang terparkir, karena disaat yang bersamaan ada pembukaan acara Pesona Palu Nomoni 2018. Sulit untuk ditaksir berapa nyawa dan harta benda yang hilang saat itu.
Kini, warga Palu pelan tapi optimis menatap masa depan, hanya saja peristiwa adalah rangkaian sejarah. Harus ada upaya menuliskan tinta sejarah agar kelak generasi depan tahu bagaimana bersahabat dengan alam, dan mengetahui peristiwa - peristiwa kebencanaan yang kerap berulang, yang para peneliti sering menyebut "
Ulang Tahun Palu Koro ".
Sudah dilihat 50 kali

Komentar