Jasad Bayi ditemukan dalam Kantong Kresek di Tempat Sampah di Tolitoli

68322 medium post 72502 3194bd35 56e2 4cf2 b6d7 8dea04e4254c 2019 07 30t18 55 03.714 08 00 68323 medium post 72502 586360c0 f2be 4a53 9e2d 811bca6bc5a0 2019 07 30t18 55 05.669 08 00
Warga di Kabinuang Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, digegerkan dengan penemuan jasad bayi dalam tas kresek yang teronggok di tempat pembuangan akhir sampah di Kabinuang.
Penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki itu pada Selasa (30/7), sekira pukul 11.30 WITA, ketika salah seorang pemulung bernama Ratna Dewi sedang mengais tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir sampah di Kabinuang Kelurahan Nalu.
Saat itu, Ratna melihat bungkusan plastik berwarna merah lantas membuka isinya. Ternyata dalam bungkusan itu terdapat jasad bayi yang masih lengkap dengan ari -arinya.
Sehingga Ratna segera memberitahukan kepada ketua RT Kabinuang bernama Jamal Sadikin. Selanjutnya Ketua RT Kabinuang menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Nalu. Tak berselang lama, Bhabinkamtibmas tiba di lokasi kejadian.
"Saat anggota saya berada di TKP (tempat kejadian perkara), lantas menghubungi personel Polsek Baolan lainnya, dimana saat menuju ke TKP saya yang langsung memimpin," kata Kapolsek Baolan, Iptu Army Casriyanto, Selasa (30/7).
Setelah melakukan identifikasi kata Army, jasad bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Mokopido Tolitoli untuk divisum sekaligus dimandikan oleh petugas RSU Mokopido Tolitoli.
Menurutnya, untuk sementara jasad bayi itu disimpan di ruang freezer kamar jenazah, sambil menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian selama 2x24 jam.
Apabila belum ditemukan keluarganya kata Army, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli untuk dilakukan prosesi pemakaman.
Saat ini kata Army, tim Unit Reskrim Polsek Baolan sedang mengambil keterangan para saksi terkait penemuan jasad bayi laki-laki di TPA Sampah Kabinuang. Bhabinkamtibmas bersama para Ketua RW dan RT sedang melaksanakan pendataan terhadap warga, khususnya mereka yang tinggal di rumah kos-kosan.
sumber : https://m.kumparan.com/
Sudah dilihat 30 kali

Komentar