Jaring Trawl Tambah Derita Nelayan Tradisional Paciran

28 May 2016, 08:56 WIB
31 4 243
Gambar untuk Jaring Trawl Tambah Derita Nelayan Tradisional Paciran
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Penghasilan nelayan tradisional Paciran dalam beberapa bulan terakhir merosot tajam. Selain dipicu kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang melarang ekspor barang mentah, juga akibat penggunaan jaring trawl atau pukat harimau yang tidak sesuai zona pembagian tangkap ikan.

Ketua Rukun Nelayan Paciran, Muchlisin Amar mengatakan, harga rajungan yang selama ini jadi penghasilan andalan nelayan tradisional Paciran, anjlok menyusul larangan ekspor KKP. Di satu sisi, mengandalkan penghasilan dari tangkapan ikan juga kerap berbenturan dengan nelayan pengguna jaring trawl.

antisipasi bentrok sudah diambil dengan adanya kesepakatan. Nelayan pengguna jaring trawl di beri zona agak ke tengah. Sedangkan wilayah laut pinggir untuk nelayan tradisional.

“Jalan tengahnya sudah ditentukan berdasarkan zonasi, yang nelayan trawl agak jauh, kalau yang pinggir untuk nelayan tradisional, biar tidak tumpang tindih. Nelayan kecil kalau terlalu jauh kan tidak berani, yang nelayan besar jangan ke pinggir,”

Namun kesepakatan itu masih kerap dilanggar. Di satu sisi, olusi dari pelarangan penggunaan trawl oleh pemerintah juga belum ada hingga kini.

  4 Komentar untuk Jaring Trawl Tambah Derita Nelayan Tradisional Paciran

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Bio ahmed

sami2 kang... mugo2 sekabehane masalah sing di depi karo wong2 cilik iso diatasi kabeh.. amin..

Warga AtmaGo

suwun cak Bi ws posting..ben wong neLayan podo ngrti.
saLut kanggo riko kang.

Warga AtmaGo

Mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk nelayan tradisional kita. Terima kasih atas informasinya.