Januari-November, 4.128 Kasus DBD Terjadi di Jaksel

15 November 2016, 8:05
18 0 241
Gambar untuk Januari-November, 4.128 Kasus DBD Terjadi di Jaksel
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Periode Januari hingga 10 November di Jakarta Selatan tercatat ada 4.128 kasus Demam Berdarah Dangue (DBD). Dan Kecamatan Jagakarsa merupakan wilayah dengan angka kasus DBD tertinggi yakni 729 kasus.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengatakan, memasuki musim pancaroba ini warga harus mewaspadai bahaya penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini. Selain menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), warga juga diminta untuk menggalakan kembali budaya kerja bakti.

"Iklim yang tidak menentu kita harus mewaspadai, salah satunya dengan giatkan PSN dan kerja bakti tiap hari minggu," ucap Tri, Sabtu (12/11).

Ditambahkannya, kehadiran petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) jangan dijadikan penyebab nilai gotong royong di masyarakat memudar.

"Jangan hanya mengandalkan petugas PPSU saja, jangan adanya PPSU gotong royongnya jadi hilang. Jaga dan lestarikan budaya gotong royong, termasuk dalam menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan," tandas Tri.

Sementara jumlah kasus di Kecamatan Pasar Minggu sebanyak 102 kasus, lalu Kebayoran Lama 499 kasus.

Kemudian Kecamatan Pesanggrahan 489 kasus, Tebet 419 kasus, Cilandak 388 kasus, Kebayoran Baru 241 kasus, Pancoran 231 kasus, Setiabudi 226 kasus, dan Mampang Prapatan 204 kasus.

Sumber: Berita Jakarta

  Komentar untuk Januari-November, 4.128 Kasus DBD Terjadi di Jaksel

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!