JAMA'AH AL-MUTHMAINNAH DUA KALI SHALAT IED

63145 medium post 68207 0fd6d57e 6a2c 47c7 934d 8c56f7b06dcc 2019 06 05t11 38 46.488 08 00 63146 medium post 68207 eae2693c ced7 43dd b374 8f29de032805 2019 06 05t11 38 50.546 08 00 63147 medium post 68207 fee3534b e4d3 47e5 95d9 ffe7e6505b56 2019 06 05t11 38 56.319 08 00 63148 medium post 68207 b32a0962 0b97 4316 8563 1a6ff7640ee9 2019 06 05t11 39 04.047 08 00 63149 medium post 68207 c7bd5f2c 31b1 46a3 bf02 43e8fc1d1f9d 2019 06 05t11 39 08.941 08 00
Pengenjek (05/06) - Gema takbir terdengar menyambut datangnya hari kemenangan. Alunan beduk dan kembang api turut meramaikan indahnya suasana pagi. Jutaan umat muslim di seluruh dunia bersuka cita menyiapkan pelaksanaan shalat Iedul Fitri sebagai ritual sunnah yang akan di jalani. Mereka berkumpul di tanah lapang, gedung pemerintahan dan masjid untuk menjalankan shalat di hari kemenangan sebagai bukti ketaqwaan kepada Ilahi.
Pemandangan berbeda disaat pelaksanaan shalat Iedul Fitri yang berlangsung di Masjid Jami' Al-Muthmainnah desa Pengenjek. Tidak seperti masjid pada umumnya masjid Al-Muthmainnah menyelenggarakan 2 kali shalat Ied, yaitu shalat Ied bagi laki-laki dan perempuan. Ini dikarenakan tradisi yang sudah turun temurun dilakukan dari orang tua dulu hingga sekarang. Akan tetapi pelaksanaan shalat Ied tidak melanggar ketentuan syariat yang diajarkan dalam agama Islam.
Pada pelaksanaannya, shalat Ied pertama diberikan kepada jama'ah perempuan (bini) dengan dipimpin oleh seorang imam laki-laki tanpa khutbah hari raya yang dilanjutkan dengan do'a dan diakhiri dengan halal bihalal. Sedangkan shalat Ied yang kedua diperuntukkan bagi jama'ah laki-laki. Waktu yang dibutuhkan lebih lama bila dibandingkan bini karena khutbah hari raya disampaikan pada saat itu. (aa)
Sudah dilihat 87 kali

Komentar