Jakarta kacau sehari tanpa 3 in 1

3065 medium jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba penghapusan 3 in 1 hari ini. Penerapan uji coba ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap awal yakni di jalan-jalan protokol di mulai hari ini hingga 8 April. Untuk tahap uji coba tahap 2 dilanjutkan pada tanggal 11-13 April 2016. Baru sehari uji coba ini dilakukan, ternyata langsung menimbulkan dampak kemacetan yang cukup signifikan di beberapa jalan protokol di Ibu kota.

Menurut petugas Patwal Lantas Polda Metro Jaya Ipda Sumati, kemacetan hampir di semua titik protokol terjadi hingga pukul 09.00 WIB pagi. Sebut saja, ruas jalan Soedirman menuju ke arah Thamrin terlihat dipadati kendaraan pagi tadi. Di Jalan Gatot Soebroto arah Grogol, arus lalu lintas tetap saja padat merayap. Volume mobil yang melintas justru lebih banyak.

Selain itu, pemandangan serupa juga terlihat di jembatan turunan Antasari menuju lampu merah patung pemuda, arus lalu lintas cukup padat. Tak terkecuali, di kawasan Blok M dan Jalan Patimura, Jakarta Selatan juga terpantau macet parah pagi tadi.

"Dapat info dari HT (Handy Talkie) semua titik (macet), Gatsu arah barat ekornya depan Lipi (Lembaga Ilmu Pengetahuan), arah layang Antasari juga cukup berat," ujarnya ketika ditemui merdeka.com di Jalan Pattimura, Jakarta, Selasa (5/4).

"Kalau kita bela yang dari Blok M, di sini (Jalan Pattimura) macet. Kalau dibela yang di sini, Blok M parah. Semua kan punya kepentingan. Parahnya itu jadi di lampu merah patung Pemuda, Senayan, cukup parah, kan semua mau menuju Soedirman, Thamrin," sambung Sumati.

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengakui peningkatan kendaraan disebabkan karena banyak warga yang memanfaatkan penghapusan ini untuk membawa kendaraan pribadi.
Sudah dilihat 131 kali

Komentar