Isi HUT RI ke – 73, Ribuan Pelajar Hadiri Indonesia – Brebes Bersholawat

31576 medium brebes bersholawat 300x225
Brebes – Ribuan pelajar di Brebes mengunjungi Indonesia-Brebes Bersholawat di kawasan Islamic Centre Brebes, Rabu (29/8/2018) sore.

Dengan gegap gempita mereka secara serentak bersholawat yang dipimpin pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren
Darussalam Jatibarang Brebes KH Syeh Sholeh Basalamah.

“Saya bangga dan bersyukur, di Brebes mengemas peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI dengan bersholawat,” dawuh KH Syeh Sholeh Basalamah saat memberikan tausiyah dihadapan ribuan pelajar dan masuatakat Brebes.

Menurutnya, memperingati kemerdekaan dengan mengumpulkan remaja untuk bersholawat sangat mulia.



Dengan langkah terbaik ini, semoga pengunjung yang hadir diberi panjang umur, sehat, iman semakin kuat, daerah yang diberkahi Allah dan Indonesia semakin maju,

“Dengan gelaran ini, semoga pula Brebes menjadi contoh yang terbaik,” harapnya.
Syeh Sholeh memandang kalau kemerdekaan itu indah, nikmat. Walaupun kita lahir setelah merdeka, tetapi mendengar penuturan orang tua bahwa hidup sebelum merdeka sangat susah.

Sedangkan sekarang senang, hidup sukses karena merdeka. Merdeka! 17 Agustus 1945 merupakan sukses akbar, dan sukses itu
harus melalui perjuangan dan doa.

“Ayo berjuang menuntut ilmu. Semoga diberi Allah ilmu yang manfaat. Ayo kita syukuri dengan belajar giat dan rajin bersholawat,” ajaknya.

Dia mengisahkan penuturan ahli tafsir, hadits dan fiqih Imam As Saqowi yang mengisahkan sekitar 700 tahun silam
Imam Saqowi melihat seorang remaja melakukan ibadah haji tidak membaca doa. Tetapi hanya membaca Sholawat.
Imam As Syaqowi mengamati pemuda itu selama tiga minggu.

Setelah ditanya, pemuda tersebut mengungkapkan rahasianya, kalau dirinya bersholawat karena telah bermimpi ketemu
Rosulullah yang mengabarkan kalau Ayahnya meskipun berbuat jelek didunia, mendapat ampunan Allah karena mendapat
syafaat dari Nabi SAW.

Dikarenakan bibir Ayah pemuda tersebut
selalu bergerak membaca sholawat terus menerus dalam kehidupannya.

“Tapi jangan terkecoh, kita yang penting sholawat gak perlu sholat. Itu salah besar,” tandasnya.

Pembacaan sholawat diiringi grup hadroh Asyiqol Mustofa dari Pekalongan.

Lebih dari 10 sholawat dilantunkan,
sholawat yang sering dikumandangkan Nisa Sabyan.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengaku bangga dengan kehadiran ribuan pelajar di acara Indonesia -Brebes Bersholawat.

Bupati mengajak kepada pelajar, bahwa didunia ini pelajar harus
memiliki semangat untuk belajar, sholat dan bersholawat.

Karena hidup tidak hanya sekali di dunia saja,
tetapi ada kehidupan berikutnya di alam akherat.

“Untuk itu, bekali diri dengan ilmu dan hikmah, dengan dzikir dan pikir. Semangat berjuang, semangat
belajar,” seru Idza.

“Mari kita cari kesejukan dengan bersholawat,” ajaknya penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pidato Pemuda Berinteintegritas, olek Ketua
Forum OSIS Jawa Tengah Elshinta Nafissa Salma.

Dalam pidatonya, seorang pemuda harus meraih cita-cita dengan perjuangan, seperti juga para pejuang kemerdekaan yang kita nikmati 73 tahun ini.

“Jadi semangat menghargai pejuang juga harus kita berjuang lagi. Kalau dulu pejuang mengusir penjajah sekarang generasi muda juga harus berjuang mengisi kemerdekaan dengan kemandirian dan kreatifas agar negara Indonesia bisa maju,” tandas Elshinta.
Brebesnews.co
Sudah dilihat 25 kali

Komentar