Investigasi Mitigasi Bencana di Teluk Palu adalah Menanam Mangrove

18 May 2019, 12:21 WIB
5 0 114
Gambar untuk Investigasi Mitigasi Bencana di Teluk Palu adalah Menanam Mangrove
Palu – Pengamat mangrove Hamzah Djakunu mengatakan bahwa investasi mitigasi bencana yang tepat diterapkan di teluk palu adalah menanam mangrove. hal tersebut dikatakan pada diskusi jaringan advokasi pembangunan tanggul di Teluk Palu, pada Jumat, 17 Mei 2019 kemarin.

Dia menyebutkan, ekosistem mangrove yang ada di teluk palu tercatat ada 8 jenis, beberapa diantaranya adalah jenis ketapang yang tumbuh alami diteluk palu.

Dia menyesalkan saat ini para perencana rehabilitasi teluk palu, hanya melihat estetika bangunannya saja, namun tidak melihat fungsi ekologi yang dimiliki mangrove, padahal mangrove juga dapat menangkal racun. ungkapnya.

jika dikaitkan dengan penamaan-penamaan orang tua terdahulu yang mendiami teluk palu, beberapa diantaranya teridentifikasi dari jenis mangrove seperti, Sidondo (mangrove hutan) Talise (ketapang), Balaroa (Mangrove hutan) dan Besusu (termasuk jenis mangrove) paparnya.

Keberadaan mangrove diteluk palu hanya mencapai 0,41% dan itu sangat sedikit bahkan statusnya terancam dari aktivitas pertambangan Galian C.

Sumber : Komiu

  Komentar untuk Investigasi Mitigasi Bencana di Teluk Palu adalah Menanam Mangrove

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  3. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. Studi Tiru Paguyuban PAUD se-Kel. Wirogunan di PAUD Bintang-Bintang Sedayu, Bantul

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  22 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020