Ini Syarat Ajukan Santunan Kematian di Kota Depok

18 October 2019, 23:44 WIB
0 0 71
Gambar untuk Ini Syarat Ajukan Santunan Kematian di Kota Depok
Masyarakat Kota Depok dapat mengajukan santunan kematian (sankem) kepada Dinas Sosial Kota Depok. Besaran sankem tersebut sebesar Rp 2 juta untuk meringankan beban duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Depok, Tri Redjeki Handayani, mengatakan sankem ditujukan untuk membantu meringankan beban duka bagi warga prasejahtera. Salah satu syarat wajibnya ialah, warga harus memiliki salah satu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indoensia Pintar (KIP) dan Program Kelurga Harapan (PKH).

“Kurang lebih ada 7 syarat mengajukan sankem. Pertama, melampirkan e-KTP asli almarhum. Kedua, melampirkan surat keterangan kematian dari kelurahan. Ketiga, melampirkan surat pernyataan ahli waris yang diketahui oleh RT, RW dan tercatat di kelurahan dan kecamatan setempat. Keempat fotokopi e-KTP ahli waris yang sudah dilegalisir oleh kelurahan setempat, kemudian kelima fotokopi Kartu Keluarga (KK) ahli waris yang telah dilegalisir kelurahan,” jelasnya kepada depok.go.id Kamis (17/10/2019).

Lebih lanjut, syarat keenam sankem untuk bayi adalah dengan melampirkan Akta Kelahiran bagi balita dan belum terdaftar dalam KK. Syarat terakhir, semua berkas harus dibuat rangkap 5 untuk diproses ke tahap selanjutnya.

Sumber: Humas Pemkot Depok

  Komentar untuk Ini Syarat Ajukan Santunan Kematian di Kota Depok

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. MENGAWAL KEBIJAKAN RESPONSIF JENDER DARI DESA

    Yani Mashudi  di  Manyar, Gresik  |  23 Sep 2020
  3. KOMUNITAS BELAJAR MADANI SOLO (KOMBES) terbentuk!

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  22 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 15
    Komentar

    Royongan Komposter

    Narumi Akana  di  Wonosobo  |  23 jam lalu
  2. 4
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 2
    Komentar

    Goes Anyer Lagundi 31 Oktober 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Pasar Rebo, Jakarta Timur  |  23 jam lalu