Info Anak Hilang

25358 medium data?1526038422
I͟n͟f͟o͟ K͟e͟h͟i͟l͟a͟n͟g͟a͟n͟ A͟n͟a͟k͟ Mohon bantuan bagi yg melihat atau menemukan anak kami yg bernama SISKA kelas 4 SD PANDANWANGI 05 .Belum plg dr sekolah dr hari Selasa, 8 Mei 2018 jam 17 00 WIB, alamat rt005/41 blok i 3/20 perum griya asri 2...Mohon berkenan bagi yang mempunyai group wa tolong di share..Trimakasih...Sampai sekarang anak ini belum ditemukan, sekiranya bapak2 atau ibu yg punya group lain, mohon dibantu di share di group tsb. Tolong klo menemukan anak tsb,bisa menghubungi saya d no 085217356889 Terimakasih
Sudah dilihat 462 kali

Komentar

  • Missing avatar

    PROKAL.CO , TANA PASER - masa dua hari terakhir, warga Tanah Grogot dan sekitarnya dihebohkan dengan informasi tentang anak-anak perempuan yang bernama Siska yang menyebar di media sosial Facebook dan pesan berantai di grup WhatsApp . Namun, hingga saat ini, informasi yang ada di kelas 5 SD itu tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Dalam informasi yang hilang yang digunakan di Facebook itu, Siska menghilang sejak Senin (7/5). Dia mengatakan tidak kunjung pulang dari SD 05 hingga pukul 17.00 Wita. Alamat si anak, yaitu Perum Griya Asri 2, RT 005/41, Blok I 3/20 dan dicantumkan dalam isi informasi uang tunai tersebut. Begitu ada nomor telepon yang dapat dihubungi, yaitu 0852-1735-6889.

    Saat media ini menekan nomor telepon yang tertera, pemilik ponsel tidak mau menerimanya. Begitu pula pesan singkat dan pesan melalui aplikasi WhatsApp tidak dibalas.

    Sementara itu, Kepala Urusan (Paur) Humas Polres Paser Iptu Bambang Yuwono mencerai-beraikan nama-nama yang belum ada laporan tentang anak-anak yang hilang atas nama Siska di Pos Polisi Polres Paser selama sepekan ini. Dia mengatakan, informasi yang dilepaskan di media sosial itu kabar bohong atau tipuan .

    “Sampai sekarang tidak ada laporan ke Polres Paser. Jika memang termasuk sejak Senin, pasti akan segera melaporkan pada pihak berwajib. Informasi tersebut sudah distempel hoax , ”ungkap Iptu Bambang, Jumat (11/5).

    Selain itu tidak ada laporan ke polisi, kecurigaan juga terlihat dari alamat yang tidak jelas di Kabupaten Paser. Selain itu, jam yang tertulis di informasi yang menggunakan waktu Indonesia barat (WIB), sedangkan Kalimantan Timur, khusus Kabupaten Paser, menggunakan waktu Indonesia tengah (Wita).

    Lantas, kepala SD 05 Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Geliga secara tegas mengatakan informasi yang tidak jelas. Hingga kemarin, menurut Geliga, tidak ada murid di sekolahnya yang dikabarkan hilang.