Indonesia Darurat Bencana, Yuk Belajar Uitemate!

35340 medium post 43861 1a00ae05 bb50 4c8e aaa2 42ae8325d455 2018 10 11t15 26 22.883 07 00 35341 medium post 43861 7acafb98 c58a 4fcc a219 a0f4316a6d0d 2018 10 11t15 26 23.549 07 00
Assalamualaikum Atmaguys, Selamat sore. Semoga kalian semua dalam keadaan baik dan sehat semuanya ya. Belum genap satu bulan negeri kita diguncang oleh gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Tadi malam, kota Situbondo diguncang gempa dengan kekuatan 6.0 SR.

Perlu kita semua ketahui, negara kita ini terletak diantara pertemuan 3 lempeng bumi (Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik) serta Ring of Fire (Jalur Gunung Berapi Aktif). Hal ini menyebabkan negara kita rawan terjadi bencana gempa bumi dan juga tsunami. Untuk itu, berikut salah satu cara yang kamu bisa lakukan saat menghadapi bencana.


A. Tsunami

Masyarakat Jepang, sudah mengenalkan teknik Uitemate kepada anak usia dini untuk mengantisipasi jika terjadi tsunami. Teknik ini sendiri memungkinkan kita untuk terus mengapung diatas air tanpa harus berenang dan dapat bernapas seperti biasa dan bertahan sampai bantuan datang. Bagaimana caranya?

Teknik Uitemate yang diperkenalkan Profesor Hidetoshi cukup sederhana.

Pertama, tenang dan santai apabila Anda telah terjun ke dalam air, hal yang pertama perlu untuk dilakukan adalah bersikap tenang. Jangan panik, panik hanya akan membuat anda semakin tenggelam.

Kedua, rentangkan tangan dan kaki, usahakan setenang mungkin untuk tidur terlentang di air sambil merentangkan tangan dan kaki. Kurangi gerakan-gerakan yang bisa membahayakan diri.

Ketiga, pandangan menatap ke atas, untuk melancarkan sistem pernafasan Atmaguys, hal yang dilakukan pada teknik satu ini adalah wajah dan pandangan mata menatap ke atas kemudian bernafas seperti biasa.

Keempat, teknik jika memakai sepatu, biarkan sepatu Atmaguys terpasang, berat sepatu tersebut akan bisa membantu mengapung.

Kelima, botol kosong, jika ada botol kosong di dekat kamu, gunakan botol kosong tersebut untuk didekap pada atas dada Atmaguys, hal ini akan semakin membantu proses mengapung.



B. Gempa Bumi


Berusahalah untuk tenang dan tidak panik saat ada pengumuman bencana gempa bumi dengan informasi yang sudah terverifikasi. Lakukan persiapan upaya pencegahan gempa, penagangan saat dan pasca gempa bumi, sesuai panduan Palang Merah Indonesia berikut ini:

Waspada Sebelum Gempa Bumi

1. Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak). Atmaguys bisa download aplikasi BMKG melalui Playstore dan lihat peta gempa dan pemberitahuan kebumian lainnya.

2. Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.

3. Di dalam ruangan tempat Atmaguys berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.

4. Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.

5. Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain. Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Tindakan Saat Gempa Bumi Terjadi

1. Jika berada di dalam rumah

Berusahalah menyelamatkan diri dan keluarga. Berlindunglah di bawah meja agar tubuh tidak terkena benda-benda yang berjatuhan. Lindungi kepala dengan apa saja, misalnya helm, bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.

2. Jika berada di luar rumah

Merunduk dan lindungilah kepala, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka. Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.

3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya

Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.

4. Jika berada di dalam kendaraan

Berpeganganlah dengan erat sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas. Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.

5. Jika berada di gunung atau pantai

Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Kalau Atmaguys berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng. Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.


Berikut diatas adalah langkah langkah menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Semoga bermanfaat ya Atmaguys! Jangan lupa untuk selalu waspada dan update keadaan lingkungan kamu ya! Stay safe and have a great day!


Referensi :

https://travel.kompas.com/read/2018/08/05/201607927/penting-tips-agar-selamat-saat-menghadapi-gempa-bumi

http://hts.nagaokaut.ac.jp/survival/floating/Chapter2remake/Chapter2remake.htm

https://www.keselamatankeluarga.com/starside-mengajak-anak-indonesia-tanggap-bencana-sejak-dini/
Sudah dilihat 63 kali

Komentar