IN HOUSE TRAINING: "Pengelolaan Sungai, DAS dan SUB-DAS"

66669 medium post 71194 093525b2 1ff4 436c 8856 0955760de487 2019 07 14t12 42 40.902 07 00 66670 medium post 71194 59951acc 170b 4f11 b9c2 07823d37a4ae 2019 07 14t12 42 47.527 07 00 66671 medium post 71194 f893727f 7299 43a8 8ad6 e3be44388a03 2019 07 14t12 42 50.042 07 00
Sabtu/13 Juli 2019, Rumah Belajar Rakyat (RBR) kab. Gunungkidul bekerjasama dengan beberapa lembaga dan komunitas di lingkup D.I. Yogyakarta melaksanakan sebuah Training Pelestarian Lingkungan khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih.


Kegiatan ini di inisiasi mengingat bahwa air merupakan komponen penting di bumi manusia, tetapi keberadaannya yang tidak terdistribusi merata secara ruang dan waktu sering kali menimbulkan permasalahan bagi kehidupan manusia. Salah satu bentang alam yang memiliki nilai hidrologi cukup besar dan penting sebagai penyedia sumber daya air adalah kawasan karst.

Kawasan Karst Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul hanya terletak di bagian selatan dan timur Kabupaten Gunungkidul, namun air tanah dari kawasan karst ini telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di hampir seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul.


Sistem pemenuhan kebutuhan air bersih di kawasan karst Gunung kidul dan sekitarnya dibagi menjadi empat, yakni :
(1) Sistem Air tanah Bribin yang memenuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Rongkop, Kecamatan Girisubo, Kecamatan Tepus, dan Kecamatan Semanu;

(2) Sistem Air tanah Seropan yang memenuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Ponjong, Kecamatan Wonosari, Kecamatan Karangmojo, Kecamatan Semin, dan Semanu;

(3) Sistem air tanah Ngobaran yang memenuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Saptosari, Kecamatan Paliyan, Kecamatan Panggang dan Kecamatan , dan;

(4) Sistem air tanah Baron yang melayani kebutuhan air bersih Kecamatan Tanjungsari.
Sudah dilihat 33 kali

Komentar