Hingga Februari, 20 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Bogor

22 February 2019, 13:45 WIB
2 0 75
Gambar untuk Hingga Februari, 20 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Bogor
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Kepala Bidang Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengatakan berdasarkan catatan yang ada, sebanyak 20 kejadian kebakaran telah terjadi di Kota Bogor sejak Januari lalu hingga saat ini.

"Hingga saat ini total semua ada 20 kali kejadian, di bulan Januari 9 dan Februari 11 kejadian," ujar Marse kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Kamis (21/2/2019).

Dia mengatakan, kebakaran rata-rata disebabkan oleh korsleting arus listrik. Dari 20 peristiwa kebakaran itu, tidak ada yang menimbulkan korban jiwa.

"80%-nya disebabkan arus listrik atau korsleting listrik. Korban jiwa tidak ada, luka berat juga tidak ada, hanya luka bakar 2 orang dan kerugian yang kita hitung mencapai Rp 500 juta-an," kata Marse.

Jika melihat data yang ada, wilayah Bogor Tengah menjadi titik rawan kejadian kebakaran di Kota Hujan. Namun setahun belakangan titik rawan bergeser ke wilayah Bogor Barat dan Tanah Sareal.

"Titik rawannya ada perubahan tahun 2017 ke 2018. Di 2017 paling banyak Bogor Tengah, tahun 2018 di Bogor Barat dan Tanah Sareal, ada pergeseran wilayah namun bukan berarti itu titik rawan berpindah ya, hanya berdasarkan data belakangan banyak terjadi di daerah tersebut," terang dia.

Menurut Marse melihat dominannya penyebab kebakaran oleh korsleting listrik maka upaya sosialisasi kepada masyarakat seperti pengetahuan penggunaan alat listrik yang benar, perlu ditingkatkan. Dalam hal ini pihaknya mengharapkan adanya sinergi dari PLN untuk membantu sosialisasi.

"Yang paling penting tentang bagaimana menggunakan listrik kemudian pengetahuan masyarakat tentang penggunaan alat listrik, contoh kabel listrik apakah sudah memenuhi standar atau belum, apakah sesuai kapasitas daya atau watt yang dimiliki rumah atau belum, karena itu yang selalu jadi masalah. Kami berharap dan ini sudah kami sampaikan ke PLN kalau kami yang sosialisasi soal listrik rasanya kurang pantas," kata Marse.

Selain sosialisi, tahun ini pihaknya juga mencanangkan program penyuluhan tentang simulasi dan penanggulangan kebakaran dengan alat seadanya kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk menekan angka kejadian kebakaran di Kota Hujan.

"Tahun ini pula kita mencanangkan kembali penempatan peralatan pemadam kebakaran di masyarakat. Tahun kemaren kita sudah mulai programnya namun terbatas hanya bisa dipasang di satu titik di Kampung Kramat dan tahun ini kita pasang di Kampung Gudang. Alatnya berupa pompa portable yang dapat menyedot air di sungai yang dapat digunakan saat kebakaran terjadi," papar Marse.

  Komentar untuk Hingga Februari, 20 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Bogor

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!