Hikmah Ramadhan: Risih dengan Bantuan

26140 medium rumah alif

Beberapa hari terakhir, kita dikejutkan (baca: dihebohkan) oleh viralnya seorang anak yang hanya makan nasi dengan garam. Adalah Alif si bocah yang viral itu, kini telah pamit pulang ke kampung halaman Neneknya di Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (29/5/2018). Hal tersebut bersumber dari sang pemilik kontrakan, Ahmad Oji, dimana, Alif dan neneknya tinggal.
Oji mengatakan, Alif dan neneknya telah pergi meninggalkan rumah gubug miliknya itu sekitar pukul 15.30 WIB. Alif dan Neneknya, Heni memang mengontrak di rumah gubug itu dengan biaya sewa perbulannya Rp 250 ribu. Diketahui, alasan untuk meninggalkan rumah itu lantaran Heni merasa risih terhadap para donatur yang yang setiap saat berdatangan untuk membantunya.
Alasan itu juga dipertegas dengan Heni yang mengatakan, bahwa dirinya mengaku merasa terganggu dengan bantuan yang datang bertubi-tubi."Saya capek kaya gini sudah dua hari ramai pada datang. Nanti saya mau pindah saja ke Wonosobo," ungkapnya, kemarin.
Suasana di Jalan Akses Tanah Gocap, Gang Perjuangan, Karawaci, Kota Tangerang pun masih dikerumuni oleh masyarakat yang ingin membantunya. Hikmah yang dapat kita petik dari kejadian di atas, setidaknya, adalah bahwa masih banyak saudara kita yang begitu tergerak untuk membantu. Namun demikian, tidak selamanya dan semuanya, sang penerima bantuan, akan merasa nyaman dengan beragam bantuan yang datang. Buktinya, sang nenek merasa terganggu dengan (publikasi) bantuan tersebut. Semoga bermanfaat. Ayo share beragam kejadian menarik di sekitarmu di AtmaGo, warga bantu warga. (tangerangnews)
Sudah dilihat 60 kali

Komentar