Hidroponik Sistem Rakit Apung

28304 medium post 37444 080f21d5 26ee 48bc b6a8 d08a0345adf9 2018 07 17t15 04 42.707 07 00
Cara Hidroponik Sistem Rakit Apung

Hidroponik rakit apung adalah yang sistem paling sederhana dari semua sistem hidroponik aktif. Platform yang memegang tanaman biasanya terbuat dari styrofoam dan mengapung langsung pada larutan nutrisi. suplai oksigen ke akar tanaman menggunakan pompa aquarium yang dimasukkan ke dalam bak penampung nutrisi hidroponik.

Kelemahan terbesar dari sistem semacam ini adalah bahwa hidroponik sistem rakit apung tidak bekerja efektif pada tanaman besar atau pada tanaman jangka panjang.

Cara Bertanam Hidroponik Sistem Rakit Apung :

Cara bertanam hidroponik yang sederhana dengan sistem rakit apung, salah satunya adalah dengan sistem rakit apung (Water culture). Bibit sayuran tanaman yang membutuhkan air banyak dengan jangka waktu tanam relatif singkat ( kangkung, sawi sawi-an, seperti Sawi Caisim, Sawi Pak Choy, Sawi Bakso, Sawi Bunga dan Sawi Petsai). sebelumnya dilakukan penyemaian di media sekam bakar/ cocopeat sampai tumbuh daun 2-3 helai daun sejati.

Untuk membuat hidroponik sistem rakit apung sederhana peralatan yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut :
Sebuah bak plastik yang berukuran 50 x 30 cm, lalu tinggi 20 cm yang berguna untuk menampung adanya larutan nutrisi;
Rockwool sebagai media tanam;
Gelas air mineral sebagai net pot sebagai wadah tumbuhnya si kangkung;
Sediakan juga styrofoam yang berukuran 50 x 30 cm;
Cutter yang gunanya untuk memotong bagian stryrofoam.
Aluminium foil sebagai pelapis styrofoam.
Paku untuk melubangi beberapa bagian dari gelas air mineral.
Prinsip pada bertanam secara hidroponik rakit apung adalah dengan menempatkan tanaman terapung tepat berada di atas cairan nutrisi. Kelebihan dari metode ini adalah nantinya tanaman akan mendapatkan pasokan air dan juga nutrisi secara rutin, sehingga bisa memudahkan perawatan.

Perawatan tanaman bisa dengan cara berikut ini :
Menempatkan bak plastik pada area yang terkena cukup sinar matahari,
Senantiasa jaga kondisi cairan nutrisi agar senantiasa ada,
Pastikan akar Tanaman tetap menempel pada larutan nutrisi.
Demikian ulasan tentang bertanam hidroponik sederhana dengan hidroponik sistem rakit apung, silahkan mencoba.
Sudah dilihat 54 kali

Komentar