Hewan langka

Header illustration
Profauna (Protection of Forest & Fauna) mendata terjadi 370 kasus perburuan satwa dilindungi hingga Oktober 2015 di kawasan konservasi dan hutan lindung di Jawa Timur.
Perburuan satwa dilindungi itu antara lain di Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Tahura M Suryo, Cagar Alam Sempu, kawasan Malang Selatan, juga Suaka Margasatwa Datara Tinggi Hyang dan Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS).
Ketua Profauna Rosek Nursahid mengatakan perburuan satwa liar paling banyak terjadi di Tahura M Suryo dan TNMB.
"Satwa yang diburu adalah kelompok burung, lutung, musang, monyet, babi hutan, juga kucing hutan,
Profauna mendatangi Kantor BB-TNBTS untuk menyerahkan barang bukti dugaan perburuan satwa dilindungi dari kawasan TNBTS.
Aktivis Profauna menemukan jaring burung yang berukuran panjang 10 meter dan lebar 4 meter itu di kawasan Bantengan, perbatasan antara Malang - Lumajang. Jaring itu dipakai untuk menjaring burung oleh warga. Warga diduga berasal dari Kabupaten Lumajang.
Sebuah jaring besar berwarna hitam dan lentur diserahkan kepada Kepala BB-TNBTS Ayu Dewi Utari. Aktivis Profauna juga menyertai laporan mereka dengan foto-foto aktifitas perburuan liar tersebut.
Sudah dilihat 217 kali

Komentar

  • Missing avatar

    Terima kasih sudah berbagi informasi ini