Hari Anak Nasional, Kementan Kenalkan Wisata Pertanian Kepada Anak-anak di Bogor

67675 medium img20190723091704
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Memperingati Hari Anak Nasional, Kementerian Pertanian menggelar wisata edukasi museum tanah dan pertanian. Dalam acara ini ratusan anak yang berasal dari 23 sekolah se-Bogor diajak keliling Museum Tanah dan Pertanian, Selasa (23/7/2019).

Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Kementan Leli Nuryanti mengatakan, kegiatan ini bertujuan menambah ilmu dan wawasan tentang pertanian dengan cara yang mengasyikan dan tidak membosankan.

"Anak-anak bisa menyaksikan sejarah perkembangan pertanian bangsa Indonesia dari masa lalu hingga masa sekarang serta ilustrasinya pada masa akan datang dengan berkunjung ke museum ini," ujar Nuryanti disela acara.

Dia mengatakan, di museum ini peserta bisa melihat bagaimana pertanian dikelola secara tradisional seperti membajak sawah menggunakan kerbau hingga pertanian di era revolusi industri 4.0 yang menggunakan peralatan canggih seperti drone, smart farming, dan autonomous tractor.

Menurut Leli, mengenalkan anak-anak kepada pertanian adalah penting sebab anak-anak menjadi penentu kemajuan pertanian di masa depan sehingga harus mempunyai banyak gagasan kreatif dan inovatif yang bermamfaat bagi kelangsungan pertanian dimasa depan.

"Sebagai negara agraris pertanian harus dikenalkan kepada anak-anak sejak dini, agar kedepannya dapat memacu semangat generasi milenial yang produktif, inovatif dan kreatif untuk berpatisipasi dalam kegiatan pembangunan di bidang pertanian," katanya.

Selain itu, mengenalkan pertanian kepada anak juga penting karena hasil tani menjadi sumber pangan utama tanah air. Kesadaran tentang hal ini harus ditanamkan sejak kecil agar anak-anak zaman sekarang yang lahir di era digital tetap tertarik melanjutkan pembangunan pertanian.

"Anak-anak ini mereka yang lahir diera digital mungkin banyak yang tidak mengetahui pertanian, dengan kesini mereka tahu bahwa kita negara yang kaya raya, negara agraris yang ke depan harus terus kita jaga dan mereka supaya ingin juga jadi petani," katanya.

Sementara itu, istri Wali Kota Bogor Yane Ardian mengatakan, anak-anak adalah aset pembangunan dimasa depan termasuk di bidang pertanian. Menurut Yane orangtua juga harus berperan aktif untuk membimbing anak agar terdorong melanjutkan pembangunan di bidang pertanian.

"Harapannya di hari anak nasional ini bisa membangkitkan gairah orangtua untuk membimbing dan mendampingi anaknya untuk menjadi penerus bangsa dan anak juga harus sadar bahwa mereka adalah aset untuk membangun dan ditangan mereka bangsa ini bisa maju kedepannya," tukas Yane.
Sudah dilihat 47 kali

Komentar