Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

23 May 2020, 21:16 WIB
5 4 143
Gambar untuk Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19
Mencermati hiruk pikuk berita pandemi covid 19 baik di media cetak maupun media elektronok serta postingan-postingan di media sosial terkait dengan narasi-narasi dan perilaku sosial dimana masih banyak masyarakat yang cendrung mengabaikan himbauan pemerintah atau fatwa MUI. Hal ini dilakukan oleh oknum-oknum yang sok pintar ataupun memang orang-orang pintar yang sengaja menggoreng setiap isu dan peristiwa untuk dijadikan amunisi politik bagi mereka yang tidak puas dengan kebijakan pemerintah.

Melihat fenomena tersebut khususnya bagi masyarakat yang betul-betul sadar, peduli, lebih mementingkan kepentingan orang banyak, serta keselamatan orang lain dan keluarga, mereka pasti kesal, gemas, dan kecewa. Prilaku orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut tidak memikirkan dampak negatif dan kemudaratan bagi orang lain. Mereka tidak sadar atau memang tidak mau menyadari betapa pemerintah sangat konsen dan berupaya keras untuk mrnyelamatkan rakyatnya dari bencana serangan Covid 19 yang sangat mematikan tersebut.

Selanjutnya lihatlah, hormatilah, pedulilah, dan hargailah perjuangan para dokter untuk perawat kesehatan kita yang tampa mengenal lelah dan putus asa terus berupaya, bekerja, dan berjuang untuk merawat dan membebaskan pasien-pasien yang terpapar positif Covid-19. Mungkin anda pernah melihat postingan yang berisi curahan  hati para tenaga medis yang berdiri di garda terdepan. Mereka rela tidak berkumpul bersama keluarga disaat orang lain bisa berbuka bersama, sholat bersama keluarga di rumah. Mereka hanya bisa melepas rindu sama keluarga hanya dengan  menatap keluarga dari layar handphone.

Belum lagi melihat postingan sebuah video berisi beberapa orang perawat sedang melepas pakaian yang terdiri berapa lapis banyaknya, lalu tidur terlentang di atas aspal di jalanan sepi di sebuah perkampungan karena saking capaik dan lelah. Rupanya mereka baru saja selesai memakamkan salah satu jenazah korban covid 19. Mereka tampak terengah-engah dengan keringat mengalir di sekujur tubuhnya. Ketika diwawancara, suaranya terbata-bata karena capek. Kasihan, mereka juga manusia, punya hati dan rasa, merekapun punya keluarga yang menanti di rumah. 

Apakah postingan-postingan memilukan itu tidak mampu membuat hati kalian bergeming ikut merasakan penderitaan yang dialami saudara-sadara kita yang menjadi tenaga medis?. Sudah buta tulikah kalian?. Pantaslah seorang perawat mempostingan sebuah poster yang lagi viral bertuliskan "Indonesia Terserah".

Lalu tahukah anda apa makna dibalik poster tersebut?. Bukankah makna yang tersirat pada postingan poster tersebut adalah kekecewaan terhadap masyarakat yang masih saja bandal dan tidak menghiraukan protokol kesehatan dengan mengatakan "Silahkan lakukan apa maumu, yang menurutmu benar, termasuk tidak mau mengikuti himbauan pemerintah, silahkan saja, akibatnya tanggung sendiri". "Saya tidak peduli"..."Bukankah pemerintah sudah mengingatkan?". Ataukah ungkapan kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang sepertinya tidak tegas menegakkan kebijakan atau aturan terkait protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, sementara di sisi lalin beberapa pusat keramaian masih saja dibuka. Intinya para dokter dan tenaga medis sudah teramat sangat kecewa kepada masyarakat yang sama sekali tidak menghargai perjuangan yang telah dan sedang dilakukan.

Kemudian bagaimana kalau seandainya, tenaga medis sudah tak mau lagi menangani pasien covid 19?, Apa yang akan terjadi?. Pastilah korban meninggal akan terus berjatuhan tampa terbendung lagi, bahkan tidak mustahil sebagian rakyat Indonesia akan musnah tampa tertolong karena akibat keganasan Covid-19

Oleh karena itu pada kesempatan ini, penulis mengajak kita semua untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Diantaranya jika keluar rumah gunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, tidak berada di tempat keramaian, dan tidak keluar rumah kecuali ada keperluan mendesak (Stay home). Kalau tidak, maka segala usaha dan upaya yang telah dilakukan selama 3 bulan ini menjadi sia-sia belaka, jika masih banyak yang terus tidak mengindahkan himbauan pemerintah. Apakah kita akan kembali dari awal?

Hargailah dan tanamkan rasa bangga pada tenaga medis, yang rela berkorban  untuk menyelamatkan jiwa raga orang lain tanpa berpikir tentang keselamatan jiwa raga sendiri. Dengan cara demikian kita berarti sedang membantu saudara-saudara kita para tenaga medis untuk terus berjuang dengan tulus ikhlas memerangi Covid-19. Semoga saudara-saudaraku para pejuang melawan Covid 19 khususnya para dokter dan para tenaga medis lainya selalu dilindungi dan setiap langkah kerja mereka akan tercatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT. Amin.

  4 Komentar untuk Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

Tulis komentarmu...

Nuraini

Tamu
Mantap..tulisan panjang dan menyentuh hati.

Sahabudin

turut merasa iba terhadap tenaga medis yang memposting berbagi keluhannya.Semoga wabah ini lekas berakhir

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. New Normal Starter Pack

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Cibeurum, Sukabumi Kota  |  30 May 2020
  2. Warga RW 22, Mergangsan Kidul Sulap Selokan Jadi Lahan Budidaya Ikan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Jun 2020
  3. Viral Video Anak Merokok, Yayasan Lentera Anak : Pelanggaran Peraturan Dan Hak Anak

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Jagakarsa, Jakarta Selatan  |  28 May 2020
  4. Penyakit Cengkal

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kalipuro, Banyuwangi  |  30 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    Aceh Sukses Putus Rantai Penyebaran COVID

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  28 May 2020
  2. 3
    Komentar

    TIDAK PERLU AJARI KAMI NEW NORMAL, SUDAH BIASA BOSCU

    Dhani Rama  di  Palu Kota  |  1 Jun 2020
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    Kenali Panduan New Normal Perusahaan Saat PSBB

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cibitung, Bekasi Kabupaten  |  27 May 2020