Harga Cengkeh Anjlok, Ratusan Petani Nyaris Bakar Gudang PT. Prima Tolis

16 July 2019, 17:54 WIB
5 0 82
Gambar untuk Harga Cengkeh Anjlok, Ratusan Petani Nyaris Bakar Gudang PT. Prima Tolis
TOLITOLI, Kabar Selebes- Ratusan petani cengkeh yang tergabung dalam forum petani cengkeh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tolitoli menggelar aksi unjuk rasa terkait anjloknya harga cengkeh di pasaran yang mencapai Rp74 ribu perkilo gramnya, dalam aksinya massa nyaris membakar gudang penampungan cengkeh milik PT prima Tolis.

Aksi yang digelar pada Senin 15 Juli 2019 dan dimulai sekira pukul 10.30 WITA . dengan melakukan konvoi menuju gudang penampungan cengkeh milik PT Prima Tolis di kawasan jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Saat akan masuk ke kantor PT Prima Tolis yang berdampingan dengan gudang penampungan cengkeh, sempat terjadi kericuhan antara ratusan massa aksi dengan belasan personel kepolisian namun akibat terjadi dorong dorongan akhirnya massa berhasil merangsek masuk.

Massa aksi yang dipelopori ketua koordinasi forum petani cengkeh Jasmin H Ardi sempat menemui perwakilan PT Prima Tolis dan melakukan negosiasi sebagai bentuk protes mereka terhadap anjloknya harga cengkeh yang merupakan tanaman unggulan di daerah ini.

Pertemuan tersebut berjalan buntu yang mana pada akhirnya ratusan massa kembali bergerak menuju gudang penyimpangan cengkeh yang berada di bagian belakang.

Para massa aksi meminta untuk membuka gudang untuk memastikan apakah stok cengkeh yang saat ini telah menumpuk, namun lagi-lagi massa aksi gagal masuk. Dengan rasa kecewa para massa aksi melakukan aksi kebrigasannya dengan menggedor pintu gudang menggunakan kayu dan membakar ban didepan pintu gudang, yang mana pada akhirnya langsung dihentikan pihak aparat keamanan.

Tak berhasil membobol pintu gudang para massa aksi terpaksa menggunakan tangga untuk memastikan apakah digudang dipenuhi stok cengkeh, setelah diperiksa ternyata gudang sebagian besar terlihat kosong.

Usai mendatangi kantor PT Prima Tolis massa aksi yang sebagian besar datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Tolitoli mendatangi kantor DPRD setempat dan melakukan orasi dihadapan para anggota legislatif.

Saat menggelar dengar pendapat dengan DPRD Kabupaten Tolitoli yang dihadiri Wakil ketua DPRD Nursidah K Bantilan, Koordinator Jasmin H Ardi mengungkapan, agar mata rantai monopoli cengkeh harus diputus dikarenakan sebagai penyebab anjloknya harga komoditi cengkeh.

“Kami minta agar mata rantai monopoli cengkeh diputus di Tolitoli dimana hal tersebut sudah menyengsarakan rakyat,”ungkap Jasmin Senin (15/7/2019).

Jasmin menambahkan pihakny meminta keseriusan dan campur tangan Pemkab Tolitoli untuk kembali menggunakan perusahaan Daerah (Perusda) dan bekerjasama dengan Bank Sulteng untuk mengambil alih penjualan cengkeh di daerah ini.

Tak puas dengan pertemuan bersama wakil rakyat, ratusan massa aksi langsung mendatangi kediaman Bupati Tolitoli hingga petang, untuk meminta pernyataan terkait anjloknya harga cengkeh.

“Saya besok rapat bersama Forkopimda dan kami akan mengusahakan agar pembelian cengkeh minimal mengikuti harga pasaran yang ada di Manado minimal 94 ribu hingga Rp100 ribu,”tandas Bupati Tolitoli Moh saleh Bantilan.

  Komentar untuk Harga Cengkeh Anjlok, Ratusan Petani Nyaris Bakar Gudang PT. Prima Tolis

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  2. Rahmat Effendi Terjun Langsung Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

    Indra Gunawan  di  Jatiasih, Bekasi Kota  |  12 Jan 2020
  3. BANYUWANGI SIAGA BENCANA

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  10 Jan 2020
  4. RAPAT PERSIAPAN KOMUNITAS SENIMAN GURU LOMBOK TENGAH.

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  11 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  2. 7
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020