Hanya 40 Persen Jalan di Kota Bekasi Diterangi PJU Diduga Picu Titik Rawan Kejahatan

1 February 2019, 08:52 WIB
1 0 76
Gambar untuk Hanya 40 Persen Jalan di Kota Bekasi Diterangi PJU Diduga Picu Titik Rawan Kejahatan
Minimnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bekasi diduga menjadi faktor munculnya titik rawan kejahatan.

Pasalnya, PJU yang ada, saat ini, hanya mampu menerangi 40 persen wilayah Kota Bekasi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana mengatakan, 40 persen itu dihitung dari jumlah PJU saat ini yakni sejumlah 37.853 unit.

Sementara untuk menerangi seluruh jalan umum di Kota Bekasi setidaknya membutuhkan 80.000 unit lampu.

"Belum ada 50 persen PJU yang dimiliki dari perkiraan 80.000 PJU dibutuhkan di Kota Bekasi," kata Arief saat ditemui di Kantor DBMSDA Kota Bekasi, Kamis (31/1/2019).

"Kita indentifikasi, memang masih banyak jalan jalan kampung belum ada PJU, itu kan bahaya gelap. Banyak juga pembukaan-pembukaan jalan baru yang belum dilengkapi PJU. Di jalan besar atau protokol saja setiap 50 meter jalan itu harus dipasang PJU," jelasnya.

Untuk tahun 2019 ini, ada dipasang 450 titik PJU baru, 175 PJU dari APBD Kota Bekasi sebesar Rp 900 juta dan sisanha 275 hibah dari DKI Jakarta untuk dipasang di Bantargebang.

"Kita pasang PJU bertahap, 2019 ini saja kita hanya pasang 450 lampu dititik baru. Kita fokus memasang di perkampungan wilayah Kota Bekasi seperti, wilayah Pondok Gede, Mustika Jaya, Bantar Gebang, dan lainnya," terangnya. [tribunnews]

  Komentar untuk Hanya 40 Persen Jalan di Kota Bekasi Diterangi PJU Diduga Picu Titik Rawan Kejahatan

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!