HALAL BI HALAL, MEMPERERAT SILATURAHIM DAN PERSAUDARAAN

26789 medium 20180617 163643
Paliyan (17/6); Di indonesia kegiatan syawalan sudah menjadi budaya kaum muslim saat lebaran. Seperti halnya keluarga besar trah H. Ahmad Nawijan di Desa Mulusan Kecamatan Paliyan Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan syawalan / halal bi halal merupakan kegiatan rutin setiap lebaran.

Kegiatan ini di dasari sebagai ajang silaturahmi dan saling maaf memaafkan anak cucu trah H.Ahmad Nawijan. Dalam kegiatan kali ini diisi pengajian /Mauidhoh Hasanah dari KH. Slamet Sihono dari Wonosari Gunungkidul.

Adapun isi pengajian/ pesan beliau diantaranya pentingnya halal bi halal yang merupakan bentuk permohonan maaf baik sesama maupun kepada Gusti ( Allah swt ). Selain itu syawalan juga bertujuan mempererat tali silaturahim dan kekeluargaan, mengetahui tentang keluarga yang belum pernah ketemu.

Tujuan syawalan/ halal bi halal

1. Membersihkan dan menjaga hati dengan berbakti kepada Allah
Membersihkan hati mudah tetapi menjaga hati tetap bersih itulah yang lebih sulit. Untuk itu dalam menjaga hati tetap bersih harus dengan membangun iman. Iman bukan dilihat dari penampilan. Tetapi iman ditentukan oleh Allah dengan sikap manusia yg berkahlak baik.

Iman ibarat emas permata. Sekalipun dimasukkan kedalam kotoran tetap berharga. Ketika mencari guru hendaknya memperhatikan kejelasan ilmunya. Bukan hanya sekedar bisa tetapi benar-benar alim tahu tentang ilmunya. Karena orang yang berilmu ibarat padi, semakian tua semakin merunduk. Orang yang berilmu semakin alim tidak menjadikan dirinya sombong dengan keilmuannya.

2. Membangun akhlakul karimah dengan berbakti kepada orang tua
Orang jawa berkhlak tinggi. Tetlihat dari bahasa yang digunakan. Satu tujuan beribu makna sesuai tingkatan.

3. Membangun ukhuwah islamiah dengan berbakti kepada sesama
Menjaga kerukunan sesama muslim dengan rendah diri tidak dengan sifat sombong.

Selesaianya mauidhoh Hasanah oleh KH.Slamet Sihono dilanjutkan dengan ikrar halal bi halal dari "Taler" (keturunan) atau wakil anak cucu kepada Simbah sebagai keturunan tertua. Kegiatan diakhiri dengan berjabat tangan seluruh anggota trah.

Mari bersama dengan halal bi halal kita saling memaafkan secara lahiriah maupun batiniah. Semoga Allah memberi maghfiroh dan menerima amal ibadah kita selama bulan ramadhan. Amiin
Sudah dilihat 131 kali

Komentar