GURU STAR

5 February 2020, 22:33 WIB
3 0 246
Gambar untuk GURU STAR
Kata "STAR" merupakan singkatan dari SITUATION (Situasi), TASK (Tugas), ACTION (Aksi), dan RESULT Hasil). STAR ini merupakan sebuah metode yang digunakan dalam menyusun pertanyaan-pertanyaan Wawancara kerja yang digunakan untuk merekrut pegawai baru (sumber: wirotama.com). Mencermati konsep metode STAR jika dikaitkan dengan analisis tahapan-tahapan dalam rangkaian sistem pendidikan, maka menurut penulis metode STAR sangat cocok digunakan. Jika dikaitkan dengan sifat guru yang selalu mempertimbangkan tugasnya sebagai guru sesuai tahapan yang ada pada Metode STAR bisa dikatakan guru tersebut adalah GURU STAR.

Adapun konsep metode STAR jika dikaitkan dengan GURU STAR dijelaskan sebagai berikut;
• SITUATION merupakan kondisi atau kemapuan awal serta tantangan yang mungkin terjadi ketika proses instruksional berlangsung, artinya guru Star adalah guru yang selalu mengidentifikasi kesulitan dan penyebab kesulitan yang kira-kira skan dialami siswa dalam mengikuti pelajaran.
• TASK merupakan tugas apa yang harus dilakukan guru untuk membantu kesulitan - kesulitan belajar sesuai kondisi awal siswa. Artinya guru Star adalah guru yang kreatif untuk mengunakan metode maupun media yang tepat untuk membantu kesulitan siswa sesusi dengan kesulitan yang dialami siswa khususnya bagi anak yang mengalami kesulitan fungsional.
• ACTION adalah aksi apa yang harus dilakukan guru untuk mangatasi situasi dan implementasi tugas yang telah ditentukan sebelumnya. Guru Star berarti guru yang selalu menindaklanjuti rencana pemecahan masalah dalam aksi nyata untuk mengatasi situasi awal terkait kesulitan dan tantangan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran.
• RESULT adalah Hasil yang diperoleh dari aksi. Jadi Guru Star adalah guru yang selalu mengevaluasi dan menganalisis hasil yang diperoleh dari Aksi sebagai feedback untuk dijadikan dasar perbaikan dimasa yang akan datang.
Kesimpulannya adalah GURU STAR merupakan guru yang selalu merasa berada pada zona tidak nyaman dan aman. Dia selalu merasa galau ketika dia tidak maksimal membatu siswa dalam proses pembelajaran. Sebagai implementasi dari Pendekatan STAR, di bawah ini penulis mencontohkan cerita nyata sebuah Perubahan pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru berikut ini;

Bu Mayanti adalah guru kelas 1B SDN 1 Lendang Tampel Kecamatan Batukliang Lombok Tengah. Salah seorang muridnya memilik kesulitan fungsional. Hasil identifikasi dari instrumen Profil Belajar Siswa, bahwa siswa ini memiliki kesulitan fungsional intelgensi dan penglihatan, sehingga anak ini lamban memahami instruksi-instruksi guru dan kesulitan melihat sehingga lamban untuk bis membaca.

Sesuai kesulitan fungsional yang dialami oleh murid tersebut maka ada 2 langkah yang diambil oleh Bu Yanti untuk membantu anak tersebut . Langkah pertama Bu Yanti lakukan untuk membantu murid tersebut adalah dengan mendudukkannya di paling depan sehingga mengurangi kesulitan untuk melihat papan tulis dan mimik guru waktu menjelaskan pelajaran. Langkah berikut adalah Bu Yanti menulis huruf - huruf di papan tulis dengan ukuran lebih besar dengan tujuan agar tulisan lebih jelas terbaca dan lebih menarik sehingga antusias anak yang berkesulitan fungsional ini lebih tinggi dalam belajar. Upaya yang kedua ini masih kurang efektif karena dilakukan secara monotone sehingga siswa cepat bosan. Fasda memberikan masukan kepada Bu Yanti untuk menggunakan kartu kata. Penggunaan kartu kata dalam pembelajaran perlu divariasikan, salah satu cara dengan cara melombakan susun huruf menjadi kata secara cepat. Kemudian kalau kesulitan membuat kartu kata, bisa membeli poster yang berisi huruf dan angka. Poster itu bisa dipotong-potong menjadi huruf-huruf yang terpisah selanjutnya setiap potongan huruf tersebut ditempel diatas kartu yang sudah disiapkan.

Hasilnya Bu Yanti dapat membuat kartu kata yang bagus dan menarik. Dengan menggunakan kartu kata dalam bentuk permainan, kesulitan siswa untuk belajar membaca dan menulis khususnya bagi siswa berkesulitan fungsional dapat teratasi. Selanjutnya bangi siswa yang masih lamban belajar membaca dan menulis, Bu Yanti memberikan tugas tambahan berupa menyusun huruf menjadi kata terkait nama barang yang dimiliki oleh siswa itu sendiri.

Dengan menggunakan kartu kata dalam belajar membaca dan menulis, siswa semakin antusias dalam mengikuti pelajaran demikian Bu Yanti semakin termotivasi untuk mengajar. Beliau berkomitmen untuk terus berfikir kreatif dan inovatif untuk mencari cara-cara lain yang dapat membantu siswa belalar dengan lebih baik sehingga kemampuan prestasi siswa semakin meningkat (Zul)

  Komentar untuk GURU STAR

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  2. Situs Untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Surabaya  |  21 May 2020
  3. #yukpedulitetangga

    Eriyana Putri Nuramdani  di  Citamiang, Sukabumi Kota  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    CORONA TIDAK MENJADI PENGHALANG RUTINITAS

    WAHYU NAN HANDA  di  Praya, Lombok Tengah  |  20 May 2020