Guru Dituntut Melek IT Di Tengah Kepungan Covid-19

4 May 2020, 23:40 WIB
3 3 278
Gambar untuk Guru Dituntut Melek IT Di Tengah Kepungan Covid-19
Mendampingi para siswa belajar ditengah kepungan Covid-19 akan menjadi sebuah hal yang sulit jika para guru hanya masih memiliki konsep dan kemampuan mengajar dengan metode konvensional, dimana lebih menekankan anak untuk duduk manis mendengar gurunya dan merangkum atau menuliskan tumpukan PR-PR di dalam buku tulisnya. Hal tersebut dikarenakan kondisi saat ini kebijakan pemerintah tidak boleh memberikan pembelajaran secara langsung akibat diberlakukan Lock down untuk memutus rantai penularan virus yang sangat berbahaya ini.

Kebijakan lock down yang tidak memperbolehkan anak-anak berkumpul belajar dan guru mengajar di sekolah, bukan berarti anak tidak belajar dan guru tidak mengajar. Namun guru dituntut kreatif untuk melakukan model pembelajaran daring (dalam jaringan) atau pembelajaran online.

Kehadiran portal-portal pendidikan, pembelajaran berbasis IT, konten-konten pada handphone yang semakin marak bermunculan, membuat interaksi antara guru dan peserta didik dan juga akses pendidikan dapat dilakukan secara mudah. Disini peran guru dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan teknologi menjadi sangat penting dan mendesak untuk memberikan layanan yang sesuai dengan apa yang diinginkan oleh anak-anak pada situasi darurat seperti sekarang ini.

Sebuah peribahasa usang namun memiliki makna dalam, ungkapan tersebut adalah “Tak kenal maka tak sayang”,. Artinya pengetahuan guru tentang pengenalan karakteristik dan kebutuhan anak didik merupakan sebuah keniscayaan. Dengan mengenal karakteristik dan kebutuhan peserta didik setidaknya dapat membantu para guru untuk mengatasi kesulitan-kesulitan belajar yang dihadapi anak-anak.

Inovasi didalam mengajar mutlak diperlukan, metode penyampaian materi, media pembelajaran yang digunakan dan bahkan sikap dan perlakuan secara psikologis terhadap murid juga harus disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan anak-anak. Dengan demikian pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (competency) para guru harus selalu diperbaharui (di-update) lebih-lebih para guru sebagai pekerja pengetahuan (Knoledge worker) harus terus belajar dan belajar sesuai dengan perkembangan kebutuhan di setiap kondisi.

Melansir pernyataan Bapak Syafi’i mantan Kepala kantor dikpora provinsi Nusa Tenggara Barat pada sebuah koran lokal. Beliau mengatakan “ Untuk meghadapi era globalisasi, maka para guru harus mampu menguasai Teknologi informasi (IT) dan Bahasa asing". Ini berarti bahwa untuk mendukung tugas dan fungsi  para guru di era sekarang ini, para guru diharuskan minimal mampu menguasai dua kompetensi tersebut, atau para guru harus mampu merencanakan dan merancang bangun medel-model pembelajaran berbasis informasi dan teknologi (IT). Kalau tidak, maka para guru akan mengalami kesulitan dan keprustasian dalam menghadapi pembelajaran pada kondisi merebaknya Covid 19 sekarang ini.(Zul)

  3 Komentar untuk Guru Dituntut Melek IT Di Tengah Kepungan Covid-19

Tulis komentarmu...

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  2. Situs Untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Surabaya  |  21 May 2020
  3. #yukpedulitetangga

    Eriyana Putri Nuramdani  di  Citamiang, Sukabumi Kota  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    CORONA TIDAK MENJADI PENGHALANG RUTINITAS

    WAHYU NAN HANDA  di  Praya, Lombok Tengah  |  20 May 2020