Guru Besar IPB Ingatkan Bahayanya Kenaikan Konsumsi Gandum

4 September 2019, 20:10 WIB
1 0 330
Gambar untuk Guru Besar IPB Ingatkan Bahayanya Kenaikan Konsumsi Gandum
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengingatkan perubahan pola konsumsi masyarakat saat ini yang sudah beralih dari beras ke gandum dan olahannya perlu diwaspadai.

Dwi menjelaskan angka konsumsi gandum untuk pangan sudah mencapai 8,5 juta ton atau sekitar 30 kilogram per kapita per tahun. Sedangkan konsumsi beras, menurut kajian Badan Pusat Statistik (BPS), sebesar 27 Kg per kapita per tahun.

"Konsumsi gandum kita saat ini sudah di atas 25 persen dari beras. Saya anggap ini sudah masuk ambang bahaya karena 100 persen gandum kita diimpor," kata Dwi pada FGD terkait Kemandirian Pangan, Selasa (3/9).

Dwi memaparkan konsumsi beras menurun sebesar 200 ribu-300 ribu ton tiap tahunnya. Pada sisi lain, terjadi peningkatan konsumsi gandum sekitar 150 ribu ton tiap tahunnya (0,6 persen).

Proporsi gandum sebagai makanan pokok meningkat dari 21 persen pada 2015 menjadi 25,4 persen pada 2017. Perubahan pola konsumsi ini menyebabkan impor gandum melonjak.

Tren impor gandum yang kian meningkat telah terlihat sejak 1980-an, hingga pada 2018 mencapai lebih dari 12 juta ton. Volume ini membuat Indonesia sebagai importir gandum terbesar di dunia.

Menurut Dwi, perubahan konsumsi masyarakat ke gandum ini disebabkan karena gagalnya diversifikasi pangan oleh Kementerian Pertanian.

"Beras akan tergantikan oleh gandum perlahan-lahan. Sangat terlihat betul diversifikasi pangan kita gagal total. Anggaran Kementerian Pertanian Tahun 2019 pun nol rupiah untuk diversifikasi pangan," kata Dwi.

Indonesia dapat belajar dari Jepang untuk mengenalkan makanan tradisional sejak kecil kepada anak-anak sehingga mereka bisa mengenal bahan makanan yang tumbuh dan diproduksi dari negeri sendiri.

---------
Sumber: AyoBogor.com
Penulis: Andres Fatubun
Editor : Andres Fatubun

  Komentar untuk Guru Besar IPB Ingatkan Bahayanya Kenaikan Konsumsi Gandum

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Tetangga suplai logistik warga isolasi mandiri di Kepatihan

    Deni Suryanti  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. Geliat Mahasiswa Menggelar Lapak Baca Gratis untuk Masyarakat

    Nensi Indri  di  Gresik  |  13 Oct 2020
  3. TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020
  4. Menguatkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Wirogunan adakan Pelatihan "Buledamber"

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Rogoh Kocek Pribadi, Kades Rancadaka Perbaiki Jalan Kabupaten Sepanjang 1 KM

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Pusakanagara, Subang  |  13 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    Penanganan Kebersihan Pasca Aksi Penyampaian Pendapat

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Gambir, Jakarta Pusat  |  14 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020
  4. 2
    Komentar

    Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  23 jam lalu