Gum Disease And Heart Disease : The Bacteria Connection

4 0 23
Gambar untuk Gum Disease And Heart Disease : The Bacteria Connection
Gum Disease And Heart Disease : The Bacteria Connection

Saya pernah menerima pasien masih muda, pertengahan 30an kena serangan jantung. Ngga ada faktor risiko klasik seperti merokok, hipertensi, diabetes, atau berat badan berlebih. Tapi beliau giginya rusak, setelah dikonsulkan ke dokter gigi harus dicabut 5 giginya dan perawatan gigi yang lain.

Gigi rusak, terinfeksi walau tidak bergejala bisa mempercepat proses atherosklerosis, penyebab penyakit jantung koroner. Sebagai dokter jantung salah satu tugas saya adalah mengendalikan faktor risiko PJK sehingga penyakit jantung yang diderita pasien saya tidak tambah parah. Karena itu screening masalah gigi jadi bagian pemeriksaan yg biasa saya lakukan. Karena itulah saya banyak merujuk ke dokter gigi di PPK1. Maafkan ya nambah-nambah kerjaan teman-teman di PPK1.

Semenjak pandemi banyak pasien saya yang giginya terlantar. Belum bisa ditangani dokter gigi. Katanya dokter gigi di Puskesmas nya belum bisa menerima pasien karena keterbatasan peralatan. Perlu APD level 3 dan alat vakum aerosol yang mahal.

Akhirnya saya jadi dokter gigi, ketika giginya sakit saya obati, untuk mencegah infeksi berulang saya resepkan Betadine kumur. Mudah-mudahan infeksi terkontrol tidak memicu serangan jantung kembali.

Kondisi sakit gigi ini ada miripnya dengan terpapar COVID-19. Ketika gigi bermasalah memang tidak semuanya sakit, ada yang sempat sakit, sistem syaraf nya mati lalu tidak ada keluhan lagi. Ada juga yang merasa ngga ada keluhan. Tiba tiba saja giginya lepas menyisakan akar. Karena ngga merasa ada keluhan akhirnya giginya dibiarkan rusak. Tapi ternyata dari sekian banyak yang giginya bermasalah itu jika diikuti bertahun-tahun cukup banyak yang kemudian sering mengalami radang tenggorokan, infeksi paru, bahkan stroke dan serangan jantung. Tentunya walau risikonya kecil tetap saja lebih baik dijaga agar giginya sehat, ketimbang dibiarkan lantas berisiko sakit jantung atau stroke kan?

Nah kena COVID19 juga demikian, mayoritas bisa sembuh sendiri, tapi cukup banyak yang perlu perawatan dan cukup banyak yang kritis perlu ICU. Sekarang dari 1000 orang yang terkena 150 orang perlu perawatan, 50 orang perlu ICU dan sangat mungkin tidak tertolong. Risiko kerusakan paru permanen juga menjadi sesuatu yang harus dikhawatirkan. Dengan efektivitas vaksin sekitar 90% dari 1000 yang terinfeksi hanya 20 yang perlu rawat dan yang meninggal sekitar 5 orang, jauh lebih rendah. Itu sangat membantu mengurangi beban RS dan mengurangi angka kematian. Kita bisa hidup normal lagi dan dokter gigi pun bisa kembali bekerja. Wajar dong kalau saya bilang Alhamdulillah dan siap di vaksinasi.

Pesan saya untuk yang baca, jangan biarkan gigi rusak dibiarkan jadi sarang kuman yang ujungnya merusak jantung anda. Cepat bereskan giginya yang bermasalah sebelum jantungnya bermasalah. Mencegah lebih baik dari mengobati. Begitu juga dengan vaksin COVID-19. Semoga cepat tersedia.

Source :
Dr. Erta Priadi Wirawijaya Sp.JP

  Komentar untuk Gum Disease And Heart Disease : The Bacteria Connection

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  2. Beritakan Lingkungan Sekitar, Pemuda Lamongan Adakan Kelas Jurnalisme Warga

    Zuria Qurrotul Aini  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  3. GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. Pelanggaran kampanye Pada pilkada di kab, Lamongan

    Wais Al Qorni  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  3. 2
    Komentar

    Beritakan Lingkungan Sekitar, Pemuda Lamongan Adakan Kelas Jurnalisme Warga

    Zuria Qurrotul Aini  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    Potensi Wisata Desa

    Shella Rizqi Aulawwiyah  di  Paciran, Lamongan  |  22 Nov 2020