Gudeg Yogya

36346 medium post 44545 9653eff5 06d0 455c b2a9 4af1378ceabb 2018 10 19t12 15 01.906 07 00 36347 medium post 44545 1378614b 9068 44ef b2f8 b0d1a786636c 2018 10 19t12 15 09.393 07 00 36349 medium post 44545 6eb83f7c 6888 4b3d bf11 3b6589427bd7 2018 10 19t12 15 26.618 07 00 36348 medium post 44545 d628f6e8 4a8a 4f37 8cba 92bde69327c4 2018 10 19t12 15 18.850 07 00
Selain berpuluh julukan yang diberikan kepada kota Yogyakarta, salah satu yang sangat mudah di ingat adalah Yogyakarta sebagai kota gudeg.

kuliner yang satu ini memang berasal dari daerah Yogya, asli dan mungkin satu satunya didunia.

bertebaran hampir diseluruh pelosok yogya, mulai dari yang menjual simbok - simbok dengan bakul di emperan, hinga dijual di restoran restoran ternama..
sudah pasti hargapun jadi berbeda.

bahkan ada kawasan sentra gudeg yang terkenal yakni kawasan gudeg wijilan.
tidak jauh dari keraton, dari alun alun utara cukup berjalan kearah timur dan akan bertemu dengan plengkung wijilan.

Nahhh.. hampir disepanjang jalan wijilan adalah penjual gudeg.

Tapi tidak cuma ada di kawasan sentra gudeg saja lhoo..
salah satu tempat yang asik dan santai untuk menikmati kuliner khas ini. adalah Gudeg sagan, berada disekitar daerah yang bernama Sagan.
kalau bingung.. klik di internet, wahhh mudahnya tekhnologi dan salah satu manfaat positifnya.

pada malam hari tempat ini pasti selalu penuh dengan tamu beraneka usia, tua muda, anak anak.

sambil menikmati teras terbuka, juga bisa menikmati live musik. dengan lagu lagu syahdu yang bisa direquest atau bisa juga menyumbangkan suara merdu..

gudeg dengan nasi hangat yang diberi sayur nangka yg dibuat hingga berwarna kecoklatan, ditambah kelengkapannya, tahu tempe bacem, ayam, telur dan disiram kuah areh yang gurih, tidak ketinggalan sambal kreceknya.
dominan dari seluruh rasa yang ada adalah manis.

nahhhh sekarang sudah paham kan kenapa orang yogya manis manissss... haha



Ditulis oleh
Miftah Bachria Saadah, koordinator PADI komunitas perempuan adiluhung diy
bergiat di KOSETA. koperasi seniman dan budayawan Jogjakarta

tidak hanya menulis di media sosial,
beberapa tulisannya ada di buku antologi kebangsaan bersama teman seniman dan budayawan.
juga ada di buku bunga rampai nya kominfo diy.

senang menulis dan membaca puisi.
beberapa puisinya juga dibacakan diberbagai event.
terdapat di buku puisi Senja bersastra, buku cindera kata untuk JIBB Jogjakarta international batik bienalle 2018
juga sebagai host radio di program radio koseta.
di BARA FM, salah satu radio di Diy

juga sebagai relawan satgas PPA perlindungan perempuan dan anak

Sudah dilihat 88 kali

Komentar