GREEN ACTION : LESTARI BUMI PERTIWI

20 January 2020, 13:40 WIB
1 0 74
Gambar untuk GREEN ACTION : LESTARI BUMI PERTIWI
Kini problematika abad 21 semakin kompleks dalam berbagai aspek kehidupan dan menanti keterlibatan aktif kaum muda pelajar, diantarnya yang perlu segera ditindaklanjuti adalah isu perubahan iklim. Dampak secara nyata yang terjadi di Indonesia adalah berbagai bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan kekeringan sebagai imbas dari perubahan iklim global. Fenomena ini telah melahirkan beragam respon publik diberbagai belahan dunia seperti aksi massa School Strike for Climate hingga proposal Green New Deal di House of Representative Amerika Serikat yang berisi 15 kebijakan ekonomi ramah lingkungan, pemenuhan hak-hak dasar semua masyarakat dan pengurangan emisi.

Merespon hal ini maka PW IPNU IPPNU DIY sebagai organisasi pelajar dan santri mengaggas kegiatan Green Action : Lestari Bumi Pertiwi, sebagai rangkaian acara Peringatan Hari Kelahiran IPNU ke-66 dan IPPNU ke-65 PW IPNU IPPNU DIY. Secara umum bertujuan untuk memperingati Hari Kelahiran IPNU dan IPPNU, wujud penghormatan kepada para Ulama’ dan Kyai, merefleksi peran pelajar dan meningkatkan fungsi dan peran PW IPNU-IPPNU DIY sebagai tonggak koordinasi cabang-cabang se-DIY. Secara khusus tentu sebagai komitmen bersama dalam mengurangi pemanasan global dan meminimalisir perubahan iklim global. Agenda ini terdiri dari rangkaian agenda orasi ekologi, dialog, live in desa dan penanaman 500 bibit pohon. Dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 18-19 Januari 2020 di Dusun Singosaren, Desa Wukirsari , Imogiri, Bantul, DI. Yogyakarta. Diikuti kurang lebih 150 peserta perwakilan dari organsiasi pemuda/pelajar, MA IPNU, pengurus IPNU-IPPNU se-DIY dan Dewan Koordinasi Cabang Korps Brigade Pembangunan dan Korps Pelajar Putri se-DIY. Turut hadir KH. Abdul Halim Muslih (Wakil Bupati Bantul), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Serayu Opak Progo, Kepala Dukuh Singosaren dan Kepala Desa Wukirsari.

Acara dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Bantul sekaligus memberikan sambutan. “Index Kualitas Lingkungan Hidup (IKHL) harus kita jaga dengan tutupan vegetasi, kita patut bersyukur IPNU IPPNU punya komitmen dan kegiatan ini sangat tepat untuk belajar, berjuang, bertaqwa kepada masyarakat dengan output yang jelas yaitu tumbuhnya ratusan pohon“ tegas KH Abdul Halim Muslih selaku Wakil Bupati Bantul.

Agenda dilanjutkan dialog dengan stakeholder desa dan para pelajar-pemuda. Puncak acara dilakukan penanaman pohon secara serentak oleh seluruh peserta di Bukit Watu Gagak Wukirsari.

“Penanam pohon ini sebagai wujud mitigasi bencana, kami sangat mengapresiasi program Green Action ini “ kata Supriyatno Saputra Kepala Seksi Evakuasi BPDASHL disela sesi penanaman pohon. Rekan Faiq selaku ketua acara juga mengatakan “Program Green Action sebagai cara membaur bersama masyarakat dan peduli dengan kelestarian alam”

Semoga Green Action yang diselenggarakan PW IPNU-IPPNU DIY dapat membuka wawasan pentingnya melestarikan lingkungan dan bersama memupuk empati sosial

  Komentar untuk GREEN ACTION : LESTARI BUMI PERTIWI

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  3. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. Studi Tiru Paguyuban PAUD se-Kel. Wirogunan di PAUD Bintang-Bintang Sedayu, Bantul

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  22 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020