Gratis Naik Angkot berstiker OK-Otrip Yang Belum Pasang EDC

29422 medium angkot okotrip
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini sedang menyiapkan mesin tap untuk angkutan kota (angkot) yang terintegrasi dengan program One Karcis One Trip (OK Otrip).

Program ini dirancang dengan 2 tujuan:
1. Melayani warga dengan biaya lebih murah sekaligus melakukan integrasi transportasi.
2. Memastikan penyedia angkutan umum tetap sejahtera.

Tarif Rp.0 (nol rupiah) diberlakukan apabila angkutan yang terintegrasi belum memiliki mesin tap (mesin EDC)pada saat masa uji coba.

Untuk angkutan kota yang terintegrasi dengan program ini dapat dikenali dengan adanya stiker OK-Otrip dibagian luar kendaraan yaitu pada bagian depan, samping, dan belakang.

Dan program ini juga memuat rambu pemberhentian agar lebih tertib. Sehingga diharapkan penumpang maupun supir angkutan ini dapat mentaatinya.

Kali ini Jakarta Selatan juga sudah mulai mengikuti program ini. Beberapa angkot trayek Pasar Jum'at-Pondok Labu-Pasar Jum'at sudah lebih dulu terintegrasi. Dan baru-baru ini angkot yang memiliki trayek Blok M - Pondok Labu - Blok M no.01 sudah berstiker OK-OTRIP dengan no. OK-31. Dan dikarenakan masih dalam masa uji coba tarifnya pun gratis atau Rp.0 (nol rupiah).

Supir akan memberitahu ke penumpang bahwa dalam masa uji coba ini penumpang tidak perlu membayar atau gratis, dan juga memberitahukan rambu tempat naik maupun turun bagi penumpang.

Untuk kedepannya, masyarakat dapat membayar dengan tarif yang sama dengan kendaraan umum lainnya yang sudah terintegrasi lebih dahulu beroperasi beberapa tahun yaitu berkisar Rp.3500. Dan pembayaran dilakukan dengan tap kartu berbayar. (03/08/18)



Sudah dilihat 98 kali

Komentar