Gerhana Bulan Parsial Terjadi Rabu Dini hari

66955 medium post 71388 36e4ea10 bcfa 4d58 b467 5a7ede5c2267 2019 07 16t15 52 57.022 07 00 66956 medium post 71388 5fde365b 3fc8 4331 97f4 8afa4da88636 2019 07 16t15 52 57.375 07 00
Gerhana Bulan adalah fenomena alam yang terjadi akibat cahaya Matahari terhalang oleh Bumi sehingga tidak semua pancaran cahaya Matahari sampai ke Bulan. Peristiwa ini terjadi akibat pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang dinamis. Fenomena ini hanya terjadi saat fase purnama. Sedangkan Gerhana Matahari adalah fenomena alam yang terjadi saat cahaya Matahari terhalang oleh Bulan sehingga tidak semua pancaran cahaya Matahari sampai ke Bumi. Peristiwa ini selalu terjadi saat fase bulan baru.

Nah, di tahun 2019 ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi lima kali gerhana sebagai berikut:

1) Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 5-6 Januari 2019 yang tidak dapat diamati dari Indonesia;

2) Gerhana Bulan Total (GBT) 21 Januari 2019 yang tidak dapat diamati dari Indonesia;

3) Gerhana Matahari Total (GMT) 2 Juli 2019 yang tidak dapat diamati dari Indonesia;

4) Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 17 Juli 2019 yang dapat diamati dari Indonesia;

5) Gerhana Matahari Cincin (GMC) 26 Desember 2019 yang dapat diamati dari Indonesia.

Jadi, jangan lewatkan Gerhana Bulan Sebagian atau Parsial yang terjadi besok Rabu dini hari, 27 Juli 2019, tanpa diamati dan diabadikan. Karena fenomena Gerhana Bulan kali ini langka dan spesial, apalagi bertepatan dengan peringatan 50 tahun peluncuran roket Apollo 11, misi NASA yang mendaratkan manusia di bulan.

Sumber: BMKG.
Sudah dilihat 156 kali

Komentar