GERAKAN KEMBALI KE KHITTAH PENDIDIKAN

69062 medium post 73070 402d27a0 522d 4f7d 9e9b c98bda700fac 2019 08 07t00 06 56.816 08 00
Tujuan ideal penyelenggaraan pendidikan dan siapa yang bertanggungjawab terhadap pengelenggaraan itu sudah dibatasi tegas dalam banyak regulasi. Mulai dari peraturan tertinggi hingga aturan yang membahas hal-hal teknis. Nyaris tidak ditemukan ruang yang dapat dijadikan dasar dan dalih untuk mengabaikan pendidikan. Dunia pendidikan merupakan kebutuhan mendasar seluruh warga masyarakat menuju manusia yang unggul.
Format tujuan pendidikan yang dijadikan acuan pengembangan pun sudah sangat ideal. Dalam proses pencapaian tujuan tersebut banyak terjadi dinamika yg berpotensi menggembosi. Banyak kasus yang melibatkan pelaku pendidikan, dari siswa (PAUD, SD, SMP & SMA) dan juga pendidik dengan segala variansnya.
Menyadari hal tersebut, Pemerintah Daerah Lombok Utara sejak beberapa tahun lalu, melalui DIKPORA sudah memformat satu pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikn. Pendekatan dimaksud diberi nama Gerakan Kembali ke Khittah Pendidikan. Konsep gerakan ini menempatkan pondasi pendidikan pada tempatnya semula, tidak dipertukarkan satu dengan yg lainnya.
Pondasi dimaksud adalah agama, etika, estetika dan logika. Semoga berhasil dengan bak. Mendasari pendidikan dengan pemahaman agama yang baik akan membuat anak berpikir tentang sesuatu yg boleh dan tidak boleh untuk dilakukan. Membuat anak paham bahwa apa pun yang akan dia lakukan akan dipertanggungjawabkan nanti di hadapan Allah. Pemahaman itu sekaligus akan menjadi pijakan dasar bagi anak dalam bersikap dengan memperhatikan etika dan adab. Mereka memahami dan menetahii mana yg baik dan tidak baik untuk dilakukan dalam situasi tertentu. Termasuk paham mana yg pantas dan tidak pantas dilakukan. Bangunan yang bagus tentang tiga dasar pendidikan tersebut akan menjadi penopang kuat pemahaman logis anak. Logika yang diperkuat dengan pemahaman agama, etika dan estetika yang baik akan membuat anak menjadi manusia yang unggul. Manusia yang diharapkan Indonesia secara regulatiff melalui Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang SISDIKNAS.
SEMOGA ... #ojan
Sudah dilihat 118 kali

Komentar