Genjot pendapatan, pemkot lakukan rajia reklamasi ilegal

65410 medium post 70174 ac823839 d215 4a2d b319 fdcbc377beb8 2019 07 04t07 25 07.370 07 00
Genjot pendapatan dari pajak reklame, pemkot lakukan penyisiran lewat petugas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Rabu (3/7/2019).
Alhasil didapat enam konten reklame di Kota Bekasi, Jawa Barat yang berada di tiga ruas jalan, yakni Jalan Sultan Agung, Jalan Sudirman, dan Jalan Ahmad Yani di turunkan lantaran bermasalah. Lebih jelasnya Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi, Arief Maulana mengatakan, satu reklame di Jalan Sudirman bermasalah lantaran ketidaksesuaian antara konten dengan izinnya, dan lima reklame lainnya tidak mengantongi izin.
Pemyisiran reklame dimulai dari perbatasan DKI Jakarta menuju tengah kota hingga perbatasan Kabupaten Bekasi.
"Penyisiran kita lakukan bertahap, titik awal kita lakukan di perbatasan dengan DKI Jakarta dulu, setelah itu merambat ke wilayah lain," kata Arief seperti dikutip Antara.
Pembongkaran juga akan di lakukan jika tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari instansi terkait.
"Ukurannya sangat bervariatif, mulai dari ukuran paling kecil sampai yang berukuran besar seperti 5 meter x 10 meter. Bahkan ada juga reklame jenis billboard yang menjadi incaran penurunan layar," ucapnya.
Arief menjelaskan, pengawasan ini dilakukan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor reklame. Diketahui jika pendapatan tersebiut baru capai 20% atau Rp 18,2 miliar dari target yang dipatok sebesar Rp 91,4 miliar.
Selengkapnya:
Kompas (6 Reklame Ilegal di Bekasi Diturunkan Petugas)
foto:ilustrasi
Sudah dilihat 16 kali

Komentar