Gedung Kesenian Bekasi Untuk Pegiat Seni dan Budaya

21253 medium img 20180206 wa0006
Rahmat Malik, selaku pemerhati budaya Bekasi, berharap Gedung Kesenian Bekasi dapat digunakan oleh seluruh elemen pegiat seni yang berada di Kota Bekasi, serta sebagai wadah bersilaturahmi pegiat seni dan budaya, Senin (5/2).

"Tentunya sebagai tolak ukur kepada dunia, bahwa di Kota Bekasi ada wadah berkumpulnya pegiat seni, baik seni pencak silat, seni budaya, serta seni-seni yang lainnya, tetapi ada yang kurang dan wajib diikut sertakan adalah sarana ibadah, karena belum terlihatnya musholla di sini" ungkap lelaki yang kerap dipanggil Ustad Malik ini.

Terpisah, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih manyampaikan keinginannya agar Situ Rawa Gede yang belokasi di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu dijadikan destinasi wisata Kota Bekasi.

“Pengelolaan Situ Rawa Gede bisa menambah destinasi wisata di kota ini. Namun demikian, saat ini status kepemilikan situ masih di bawah kewenangan Kementerian PUPR RI. Pihaknya beberapa waktu lalu sempat melayangkan surat pada kementerian untuk mengambil alih pengelolaan, namun belum direspon" terangnya usai meresmikan Gedung Kesenian Kota Bekasi yang tepat bersebelahan dengan Situ Rawa Gede.

Menurutnya, bila permohonan alih kelola dikabulkan, Situ Rawa Gede bisa disinergikan dengan Gedung Kesenian, sehingga masyarakat makin antusias berkunjung ke daerah tersebut. [Bekasi Today]
Sudah dilihat 152 kali

Komentar