Festival Kampung Pemuda Minim Partisipasi Pemuda

7935 medium img 20160906 093442

Lu Lagi Lu Lagi (4L) adalah akronim yang acapkali diucapkan jika yang kita temui orangnya itu-itu saja. Ini juga yang terjadi di FESTIVAL Kampung Pemuda Kota Tangerang. Wali Kota pun geram dengan kinimnya partisipasi pemuda dalam acara tersebut.

Festival Kampung Pemuda yang gelar Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Kota Tangerang dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-88 dikritik Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Pasalnya, partisipasi pemuda dalam kegiatan tersebut sangat minim.

Hal itu dikatakan Arief saat meninjau pembukaan Festival Kampung Pemuda di Taman Ecopark, bantaran Kali Cisadane, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (27/10/2016). Dalam tinjauan tersebut, hanya ada 18 pemuda dari sekitar total 50 peserta yang datang hadir.

"Masa dia lagi-dia lagi aja pemuda yang aktif, yang lain mana? Ayo pihak kelurahan bina pemuda di setiap kelurahan, itu orang kelurahan juga yang mendekor tenda stand kecamatan. Udah biarin pemuda yang bergerak, ini mana pemuda nya?," tukasnya.

Arief meminta peran pemuda dalam menyiapkan segala kegiatan di Festival Kampung Pemuda ini, karena pemerintah kota telah memfasilitasi upaya pemuda dalam mengembangkan potensinya , khususnya dalam bidang UMKM.

“Padahal kita sebagai pemerintah sudah memfasilitasi seluruhnya termasuk payung hukum melalui Perda Kepemudaan. Harusnya pengelolaan dilakukan oleh pemuda di seluruh kelurahan dan kecamatan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Festival Kampung Pemuda Kota Tangerang yang mengambil tema ‘Gelar Karya Pemuda’ ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat melalui UMKM pemuda di setiap kecamatan. Sehingga produk-produk inovasi pemuda dapat bersaing dan mampu menunjang pembangunan di Kota Tangerang. Namun pada pelaksanannya, partisipasi pemuda justru sangat minim.

Sumber: tangerangnews.com
Sudah dilihat 239 kali

Komentar